Notification

×

Indeks Berita

Kadisarpus Lobar:Literasi Digital Kita Mampu 3-9 Jam Sehari,6 Menit Seminggu Baca Buku.

Oktober 04, 2022 | Selasa, Oktober 04, 2022 WIB Last Updated 2022-10-04T00:19:19Z

Acara Literasi Sejarah dan Pameran Keliling Museum Negeri NTB 2022.

Kepala Dinas Arsip Dan Perpustakaan Lobar,H.Saeful Akhkam.

Kepala Dinas Arsip Dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Lombok Barat H.Saeful Akhkam mengatakan bahwa berdasarkan data yang ada sebagian besar orang hanya sanggup  menghabiskan waktu 6 menit setiap minggu untuk membaca buku ataupun bacan bacaan lain yang non buku.Hal ini berbanding jauh dengan aktifitas membaca digital menggunakan smartphone yang dimiliki.


“Jika baca buku kita hanya bisa 6 menit seminggu,tetapi kalau di literasi digital,kita mampu menghabiskan 3.9 jam perhari.Dan sebagian besar bersumber dari aplikasi what'sapp yakni 87%.Angka ini menjadi sesuatu yang menarik,”ungkap Kadisarpus Lobar pada acara Literasi Sejarah dan Pameran Keliling Museum Negeri NTB 2022.acara ini dibuka oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid bertempat di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar.


Lebih jauh Mantan Kadispar Lobar ini menerangkan bahwa dengan adanya literasi digital akan turut berpengaruh pada program-program, meski demikian literasi digital diakuinya memiliki banyak kekurangannya.


“Dengan kekurangannya,alhamdulillah keseluruhannya konsen terhadap sekian banyak kegiatan literasi yang mengisi kegiatan pameran ini,”ujarnya.


Ditempat yang sama,Bupati H Fauzan Khalid dalam kata sambutannya mengatakan bahwa kesadaran, kemauan dan  tradisi  membaca masih sangat kurang.


Bupati Lobar 2 priode ini juga mengatakan dirinya sangat terkejut mendengar data survei yang disampaikan Kadisarpus Lobar.Survey tersebut menandakan  akan ketidakpedulian dan kurangnya kesadaran kita akan pentingnya membaca.Diperparah lagi jika dikonotasikan dengan hobi kita berbicara. 


Bupati Fauzan Khalid juga menyampaikan kegiatan membaca buku seharusnya menjadi hobi yang nantinya jika dibiasakan akan menjadi kebutuhan dan bukan lagi sebagai beban.


Dengan adanya pameran Literasi Sejarah dan Pameran Keliling Museum Negeri NTB 2022,dirinya  sangat menyambut baik kegiatan tersebut,dan mengajak semua orang agar menjadi bagian dari unsur yang memberikan contoh membiasakan membudayakan membaca buku.


"Semoga saja kegiatan ini bisa mendorong dan memotivasi kita semua dan masyarakat kita untuk mau gemar dan berusaha membiasakan diri membaca,”harapnya.


Menyinggung persoalan sejarah,mantan Ketua KPU NTB ini juga mengatakan betapa sangat pentingnya sejarah sebagai tumpu kehidupan.


Fauzan mencontohkan negara maju yang tidak pernah melupakan sejarah seperti Jepang dengan kemajuan informasi dan teknologi yang jauh di atas Indonesia tetapi mereka selalu bertumpu terhadap sejarahnya.


“Semua kitab suci pasti menyinggung sejarah dalam konteks tersebut kita bertumpu untuk mengambil pelajaran, sehingga kita tidak mengulangi kesalahan yang sudah dilakukan, mengambil pelajaran dari kebaikan-kebaikan sejarah dan kemudian berusaha untuk menerapkannya dan bahkan meningkatkan di pelajaran kita yang selanjutnya,”pungkasnya.


Acara Literasi Sejarah dan Pameran Keliling Museum Negeri NTB 2022 ini terselenggara selama 4 hari yakni tanggal 3 Oktober 2022 sampai tanggal 6 Oktober 2022.Acara ini bertujuan untuk meningkatkan niat baca masyarakat  dari buku ataupun dari media digital untuk menambah pengetahuan dan menghindari berita hoax.


Selain itu dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan juga kegiatan lomba membaca nyaring yang dipesertakan oleh anak kelas I, II, III, Sekolah Dasar dan lomba membaca cepat untuk SD, SMP, dan SMA.




×
Berita Terbaru Update