Notification

×

Indeks Berita

Upacara Ngaben Massal Di Desa Jagaraga Kuripan Dihadiri Gubernur NTB Dan Bupati Lombok Barat.

Agustus 02, 2022 | Selasa, Agustus 02, 2022 WIB Last Updated 2022-08-02T02:19:50Z

Upacara Ngaben Massal Dalam Rangka HUT Desa Jagaraga Ke-72 Tahun 2022.

Gubernur NTB dan Bupati Lombok Barat
Kimsekotong.com,-Ngaben merupakan ritual pembakaran mayat dalam ajaran agama Hindu.Upacara ngaben menurut kepercayaan hindu merupakan suatu ritual yang bertujuan mengembalikan roh para leluhur ke asalnya.Ngaben menurut bahasa Bali memiliki konotasi halus yang disebut juga upacara palebon.

Upacara ngaben tidak hanya identik dengan upacara umat hindu di Bali,melainkan juga terdapat di Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat.Salah satu desa yang memiliki penduduk penganut agama hindu di Lombok Barat adalah Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan.Karena Hal tersebut,pada rangkaian ulang tahun Desa Jagaraga yang ke-72 tahun 2022,dirayakan dengan Kegiatan Ngaben Massal yang diikuti oleh 45 sawe yang akan diabenkan dari 3 desa di Kecamatan Kuripan.

Upacara ngaben massal di Desa Jagaraga ini dihadiri langsung oleh  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan  Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid,Senin (1/8/2022) bertempat di Pura Dalem Trinayana Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan.Upacara  Ngaben Massal di Desa Jagaraga ini dihadiri juga oleh anggota DPRD Lombok Barat Hj. Nurul Adha dan Munawir Haris serta para Kepala OPD Provinsi NTB dan OPD Kabupaten Lombok Barat.

Dalam kata sambutannya,Gubernur NTB yang juga merupakan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini,mengaku senang bisa menghadiri undangan serta sangat mengapresiasi upacara Ngaben Massal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan."Kepada seluruh Ummat Hindu walaupun dengan segala perbedaan yang ada,tali persaudaraan dan persahabatan harus terus terjalin,"pesan Gubernur yang akrab dipanggil Dr.Zul ini.


Disebutkan Dr.Zul bahwa dirinya atas nama Pemerintah Provinsi NTB sangat memberikan rasa simpati,rasa persahabatan dan persaudaraan kepada setiap penganut agama di Provinsi NTB."Berbeda keyakinan tidak harus membuat jarak dengan yang lain.Berbeda agama,berbeda keyakinan,warna kulit,warna rambut, tidak menghalangi kita untuk bersaudara,"pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid juga mengajak seluruh Umat Hindu untuk menjaga kebersamaan dan menjaga sifat toleransi.Ia juga meminta agar menjauhkan sifatiri hati,sifat dengki dan sifat saling menjelekkan antar penganut agama dan keyakinan. "Agama apapun itu kita harus bersatu dengan langkah kebersamaan untuk saling tolong menolong," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update