Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Lampu PJU KPBU Di Lombok Barat Mulai Menyala Awal Tahun 2023.

Agustus 11, 2022 | Kamis, Agustus 11, 2022 WIB Last Updated 2022-08-11T00:57:53Z
Lampu pju KPBU di Lombok Barat

Lampu penerang jalan umum (PJU) yang merupakan proyek Kerjasama Pemerintah Daerah Lombok Barat dengan Badan Usaha atau KPBU, segera akan terealisasi di awal tahun 2023 mendatang.

Kepastian bantuan lampu jalan tersebut disampaikan Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid ketika mengadakan pertemuan bersama PT. Surya Energi Indotama (SEI) bertempat di Ruang Jayengrana, Senin (8/8/2022).

"Saya harap realisasi lampu PJU KPBU ini lebih cepat dilaksanakan dengan dua syarat mutlak.Pertama, semua kita aman dan kedua semua lampu pju KPBU yang dibayar tidak ada di luar KPBU,"jelas H.Fauzan Khalid.

Proyek lampu penerang jalan umum (PJU) di Kabupaten Lombok Barat ini dipersiapkan sejak tahun 2018.Hal ini sebagai upaya Pemkab Lombok Barat dalam mewujudkan daerah yang terang benderang.

Sebanyak 12.005 titik lampu PJU direncanakan Pemkab Lombok Barat akan dipasang dengan total 176 ruas jalan yang terdiri dari jalan nasional, jalan provinsi dan jalan kabupaten.

Proyek Kerjasama Pemerintah Dan Badan Usaha (KPBU) lampu PJU ini pertamakali dilakukan di Indonesia.Dan Kabupaten Lombok Barat merupakan daerah role model kerjasama proyek lampu penerang jalan dengan badan usaha.

Melalui kerjasama lampu PJU KPBU ini,Pemda Lobar hanya menganggarkan biaya pemasangan lampu pju dan pembayaran KPBU dan kantor yang menjadi tugas umum Dinas Perumahan dan Pemukiman Lombok Barat.

Disebutkan Bupati Lobar 2 priode ini, bahwa pihaknya telah membentuk tim pendeteksi lampu PJU non-meterisasi yang kemudian melobi PLN untuk dihentikan.

Jikapun masih ada lampu penerang jalan PLN,maka itu menjadi tanggung jawab PLN."P33 itu sebenarnya tanggung jawab PLN, bukan di  arahkan ke pemda"jelas Ketua PMI Lombok Barat ini.

Lampu PJU KBPU di Lombok Barat  memiliki hitung-hitungan di bawah atensi kementrian.Dimana dari 12.005 titik lampu pju bisa menjadi 14.844 titik lampu yang akan dibayar Pemda."Tapi kalau ini jadi perlu ada komunikasi dengan pihak DPRD Lombok Barat untuk di Komunikasikan kembali," harapnya.

Untuk itu di pertemuan selanjutnya ia berharap agar ditindaklanjuti oleh tenaga ahli dari PT. SEI dan dari Pemda Lombok Barat.Fauzan Khalid juga mengingatkan agar pada pertemuan berikutnya agar lebih teknis supaya lebih cepat dan tidak melebihi Bulan September 2022 ini.

Dengan demikian pada awal tahun 2023 bisa dimulai untuk dilaksanakan pemasangan lampu pju KBPU ini."Tidak usah banyak orang,cukup satu dari PT. SEI yang ahli dan tiga orang dari Pemda Lobar"ujarnya.

Dalam kesempatan rapat tersebut,Bambang Iswanto selaku Direktur PT.SEI berharap agar keinginan Pemda Lombok Barat dapat dituangkan dalam nota kesepakatan.

"Sebab yang menjadi persoalan utama adalah kesepakatan jumlah titik lampu yang belakangan berkembang lagi jumlah titik lampunya sehingga sampai sekarang belum ada kesepakatan,"ucap Bambang.

Dengan adanya nota kesepakatan tersebut,pihak PT SEI berharap tidak ada lagi perubahan jumlah titik lampu pju dari usulan semula.Karena Kabupaten Lombok Barat menjadi role model di Indonesia.

Dengan demikian nilai investasi dengan palayanan yang dibutuhkan itu pasti ada kesepakatan untuk memastikan uang yang dikeluarkan Pemkab,dan itu bisa dibelanjakan seoptimal mungkin untuk melayani masyarakat Lombok Barat.

Melalui anak perusahaan dari PT.Len Industri (Persero) ini diharapkan KBPU PJU ini dapat dilanjutkan dan direalisasi lebih cepat pada awal tahun 2023 mendatang.

"Sehingga apa yang menjadi kehawatiran Pemerintah tidak terjadi, semua akan dilakukan secara transparan dan kapan pun diperiksa akan selalu siap. Karena bagaimana pun program ini menjadi role model PJU BPBU pertama di Indonesia dan menjadikan contoh untuk masyarakat,"pungkas Bambang.

×
Berita Terbaru Update