Notification

×

Indeks Berita

Biodata Muhamad Andrianudin Delegasi Indonesia Di Model United Nation 2022.

Agustus 06, 2022 | Sabtu, Agustus 06, 2022 WIB Last Updated 2022-08-15T11:25:24Z

Model United Nation (MUN) Ke-7 Tahun 2022 Berlangsung Di Provinsi Bali Indonesia.

Muhamad Andrianudin peserta sidang MUN 2022

Kimsekotong.com,-Nama Muhamad Andrianudin atau yang akrab dipanggil Andre,siswa MAN 2 Mataram yang menjadi wakil Indonesia sebagai peserta Model United Nation (MUN) tahun 2022,layak diacungi jempol.

Meski berasal dari dusun terpencil di ujung selatan Lombok Barat,tak memupuskan semangat Andre untuk mendaftarkan diri dan lulus sebagai peserta pada ajang simulasi sidang PBB (MUN) tahun 2022 di Bali.Model United Nation atau Parlemen Remaja di Indonesia ini pertamakali digelar sejak tahun di Kuala Lumpur Malaysia pada tahun 2017.Sedangkan Indonesia menjadi tuan rumah MUN ke-7 tahun 2022 yang bertempat di Denpasar Bali.

Prestasi membanggakan pemuda asal Dusun Bengkang Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong ini,sampai juga ke telinga Wakil Bupati Lombok Barat,Hj.Sumiatun dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Sebagai bentuk dukungan dan prestasi Andre, Hj.Sumiatun dan sang suami yang merupakan salah satu tokoh berpengaruh di Lombok Barat,H.L.Daryadi atau Miq Tuan Dar.Kedua tokoh asal Sekotong ini pun mengajak pemuda kelahiran Dusun Bengkang 12 Juli 2003 ini untuk datang ke kediamannya di Dusun Sekotong 1 Desa Sekotong Tengah,Jum'at (5/8/2022).

"Alhamdulillah,perasaa saya senang dan lega ketika ketemu Ibu Wakil Bupati dan Miq Tuan.Karena rasa penasaran saya sudah terjawab. Sebelumnya saya hanya mengetahui nama dan ceritanya saja.Dan tadi pagi saya diantar sama Bapak Kades Buwun Mas untuk ketemu dan sarapan bareng bersama Ibu Wakil Bupati Lobar dan Miq Tuan,"ujar Andre ketika dihubungi melalu pesan singkatnya.

Prestasi yang ditorehkan Muhammad Andrianudin sebagai delegasi Indonesia di ajang Model United Nation(MUN) tahun 2022,bukan hal mudah untuk didapatkan.Sebab,ribuan peserta MUN dari berbagai negara harus mengikuti seleksi yang sangat ketat.

Sejumlah tahap seleksi awal seperti seleksi administrasi,seleksi menulis esai dan tes wawancara menggunakan Bahasa Inggris yang baik.Kecakapan berbahasa asing saja tak cukup,setiap peserta simulasi sidang PBB juga harus memiliki kecakapan negosiasi dan diplomasi layaknya diplomat kelas dunia.

Kecakapan public speaking,leadership serta mampu berpikir kritis dan membangun relasi lintas negara dan mencari solusi masalah global dalam waktu yang singkat,merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki setiap peserta MUN.Semua tes sebagai peserta MUN 2022 tersebut berhasil dilalui oleh putra tunggal dari pasangan Hj. Halimah dan H.Ikhsan ini.

"Dengan mengikuti simulasi sidang PPB di Bali,saya bisa memahami tugas PBB itu seperti apa.Selain itu bagaimana cara bernegosiasi,berdiskusi dan menyelesaikan sebuah problem dan mengetahui bagai mana cara berdebat dengan gaya diplomat,"ungkap Andre menceritakan pengalamannya.

Muhamad Andrianudin menghabiskan masa kecilnya di Dusun Bengkang Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.Remaja ganteng ini menempuh pendidikan dasar di SDN 3 Buwun Mas dan tamat SD tahun 2016.

Setelah tamat SD,ia kemudian melanjutkan pendidikan menengah di SMPN 9 Mataram dari tahun 2016-2019.Tak berhenti hingga SMP,pemuda yang memiliki prinsip "Jangan takut berbeda karena berbeda belum tentu salah"ini,tercatat sebagai siswa MAN 2 Kota Mataram Lombok tahun 2019-2022.

Meski berasal dari dusun terpencil, tak menyurutkan semangat Andre untuk menimba ilmu.Tak cukup melalui pendidikan formal di sekolah,ia juga mengikuti kegiatan kursus bahasa inggris di CEC Mataram.Andre juga dikenal jago Bahasa Arab dan juga pandai Tartil Al-Qur'an.

Selain menjadi delegasi Indonesia pada Model United Nation atau simulasi sidang PBB tahun 2022,Andre juga menjadi juara 1 Lomba Pidato Bahasa Indonesia se Pulau Lombok tahun 2021."Karena ilmu itu bisa menjaga siapapun yang mempunyai ilmu tersebut.Saya termotivasi dari kitab ta'lim muta'alim,"ucapnya ketika ditanyakan tentang motivasinya dalam menimba ilmu.

"Semoga lebih banyak lagi kawan kawan pemuda yang sadar akan pentingnya pendidikan.Karena pendidikan salah satu solusi untuk membangun IPM yang mencangkup Pendidikan,Ekonomi dan Kesehatan,"tutup pemuda yang bercita cita sekolah di luar negeri ini.

×
Berita Terbaru Update