Notification

×

Indeks Berita

Uji Coba Rute Baru Ke Gunung Rinjani Via Jalur Pakuan Narmada Lombok Barat.

Juli 25, 2022 | Senin, Juli 25, 2022 WIB Last Updated 2022-07-24T16:35:40Z

Rute Baru Ke Gunung Rinjani Akan Diresmikan Pada HUT Kabupaten Lombok Barat Tahun 2023.

Kimsekotong.com,-Gunung Rinjani merupakan salah satu gunung berapi yang tercatat masih aktif di Indonesia.Gunung Rinjani memiliki ketinggian 3.726 mdpl dengan pemandangan luar biasa indah di puncaknya.Terdapat pula Danau Segara Anak yang eksotis.

Setelah sempat ditutup sejak Januari 2022 akibat pandemi covid 19.Namun berdasarkan keterangan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriadi kepada media, bahwa terhitung mulai tanggal 16 Maret 2022, jalur pendakian Gunung Rinjani Lombok kembali dibuka untuk umum.Pembukaan pendakian ke Gunung Rinjani juga telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memastikan kondisi cuaca di kawasan Gunung Rinjani.

Diinformasikan juga oleh Kepala Balai TNGR,bahwa untuk mendapatkan informasi seputar dibukanya pendakian ke Gunung Rinjani,dapat diperoleh melalui aplikasi eRinjani yang dapat didownload di Playstore.

Dibukanya kembali pendakian ke tempat ini,tentu menggembirakan bagi para pecinta dunia trekking ke Gunung Rinjani.
Nah,bagi anda yang belum pernah mendaki gunung rinjani,tentu ingin mengetahui rute atau jalur pendakian ke gunung yang terletak di Kabupaten Lombok Timur ini.

Berikut ini terdapat 6 rute jalur pendakian Gunung Rinjani yang sudah sering dilalui oleh para pendaki.Yaitu melalui jalur
-Rute Timbanuh
-Rute Aik Berik yaitu dengan rute Aik Berik-Pelawangan-Kondo.
-Rute Sembalun yaitu Sembalun-Pelawangan Sembalun-Puncak Gunung Rinjani atau Segara Anak-turun lewat Senaru atau Torean)
-Rute Senaru melewati Senaru – Pelawangan Senaru – Danau Segara Anak – Puncak Gunung Rinjani – turun via Sembalun atau jalur Torean.
-Rute Torean melalui Pintu masuk pendakian Torean – Danau Segara Anak – Jalur Wisata Pendakian Sembalun, atau Jalur Wisata Pendakian Senaru,dan
-Rute Tete Batu mulai dari Tete Batu – Rinjani Second Summit Sangkareang-Kondo - turun via jalur Aik Berik.

Selain 6 jalur resmi diatas,terdapat pula beberapa jalur pendakian alternatif ke gunung rinjani yang lain.Salah satunya adalah rute alternatif yang direncanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat.Yakni merencanakan untuk membuka pendakian Gunung Rinjani lewat jalur Kumbi Desa Pakuan Kecamatan Narmada.

Rencana pembukaan rute baru ke gunung rinjani ini disampaikan oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid ketika menutup pelatihan pemandu wisata trekking di Camping Ground Tahura Nuraksa Dusun Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada,pada Hari Sabtu 23 Juli 2022.

Menurut Bupati Fauzan Khalid, ide pembukaan jalur pendakian baru ke Gunung Rinjani lewat Kumbi sudah ada sejak tahun 2019."Saat itu kita sudah berdiskusi dengan teman-teman dari Tahura Nuraksa di sini. Dan kita merencanakan melaunchingnya itu di Hari Ulang Tahun  Kabupaten Lombok Barat tahun 2020. Tetapi itu semua tertunda karena pandemi Covid-19 yang melanda," ungkap Bupati Lombok Barat dua priode ini.

Pembukaan jalur baru pendakian Gunung Rinjani lewat Kumbi Desa Pakuan Narmada,sudah ada kerjasama dengan Institut Teknologi Surabaya (ITS)."Nanti di tahun 2023, InsyaAllah kita akan melaunching sekaligus membuka trek jalur pendakian Gunung Rinjani lewat Kumbi dan kita rangkai dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Barat ke-65 pada tanggal 17 April 2023,"ujarnya.Meskipuk belum dibuka secara resmi jalur pendakian Kumbi,Fauzan Khalid berharap agar trekking baru menuju rinjani ini dibuka dulu,walaupun peresmiannya belakangan.

Dijelaskan oleh Pokdarwis Desa Pakuan,bahwa untuk jarak tempuh ke Gunung Rinjani via Pakuan kurang lebih 25 kilometer dengan perjalanan dua malam tiga hari.Sebelum rute Pakuan ini resmi dibuka untuk umum,pihak Pokdarwis terlebih dahulu yang akan membuka jalur pendakian untuk uji coba lewat jalur Pengkoak pada bulan Agustus mendatang.

Hal tersebut bertujuan untuk membuka jalur pendakian untuk uji coba,serta melakukan pemetaan untuk menentukan dimana pos I, II dan III.Dengan adanya jalur pendakian lewat Kumbi ini nantinya paling tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat Pakuan untuk meningkatkan perekonomian dan Desa Sekawan Sejati pada umumnya.


×
Berita Terbaru Update