Notification

×

Indeks Berita

Operasi Pasar Murah Di Sekotong,Wabup Lombok Barat Kunjungi Stand Maskot Trigona.

Juli 04, 2022 | Senin, Juli 04, 2022 WIB Last Updated 2022-08-08T15:33:36Z

Pasar Murah Jelang Idul Adha 2022 Di Sekotong Diserbu Pembeli.

KIM Sekotong,-Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun membuka secara resmi kegiatan pasar murah yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Sekotong,Senin(4/7/2022).

Pasar murah tersebut digelar bertujuan untuk menstabilkan harga pasar menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah."Sering kali di saat momen seperti ini terjadi lonjakan harga pasar yang berdampak pada masyarakat," ucap Asisten II Rusditah dalam laporannya.

Dikatakan Rusditah bahwa dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha tahun 2022,Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), berupaya untuk menstabilkan harga bahan pokok melalui kegiatan Operasi Pasar murah.

Kegiatan ini digelar untuk dapat menekan lonjakan harga di pasar yang berdampak pada masyarakat serta tindakan antisipasi kenaikan harga saat Hari Raya.Selain itu, merupakan kewajiban TPID Kabupaten Lombok Barat untuk menggelar pasar murah untuk menstabilkan harga di pasaran. Kegiatan akan berlangsung selama dua hari. Selanjutnya, akan kembali digelar sebelum lebaran di Taman Kota Sandik dan setelah lebaran di Taman Kota Gerung.

Kegiatan pasar murah ini melibatkan OPD terkait selaku tim TPID yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Koperasi & UMKM Kabupaten Lombok Barat serta beberapa agen distributor dan pihak Bulog.

"Adapun jenis komoditas yang dibawa oleh masing-masing OPD termasuk UKM binaan yaitu seperti beras, gula, telur dan beberapa komoditas seperti cabe merah, cabe rawit, tomat, bawang merah, bawang putih dan minyak goreng curah," jelasnya.

Sementara itu,Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Sumiatun mengatakan bahwa melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), berupaya untuk menstabilkan harga bahan pokok strategis pada saat Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah melalui kegiatan Operasi Pasar Murah."Ini rutin kita lakukan oleh pemerintah daerah sebagai tindakan antisipasi kenaikan harga saat lebaran," ujar Hj. Sumiatun.

Dikatakan juga oleh Ketua DPD II Golkar Lombok Barat ini,bahwa Kegiatan Operasi Pasar Murah adalah bentuk kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat dengan Bank Indonesia (BI).Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sasaran dari program ini tersebar di 3 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Hal ini disesuaikan dengan basis data terpadu penanggulangan kemiskinan Kabupaten Lombok Barat."Ke depannya acara pasar murah seperti ini bisa difasilitasi kembali oleh Bank Indonesia (BI) di kecamatan-kecamatan yang lain," harapnya.

Untuk itu,dengan adanya Operasi Pasar Murah ini diharapkan dapat sedikit membantu serta meringankan beban biaya belanja yang harus dikeluarkan oleh masyarakat dengan harga normal seperti hari biasa.

Lebih jauh dikatakan wabup Sumiatun,berdasarkan data BPS Provinsi NTB pada bulan Mei 2022 inflasi gabungan dua kota yaitu Mataram dan Bima sebesar 0,65% atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 108,93 pada bulan April 2022 menjadi 109,63 pada bulan Mei 2022.

Angka inflasi ini lebih besar dibandingkan angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,40%.Untuk wilayah NTB, Kota Mataram yang menjadi rujukan Kabupaten Lombok Barat mengalami inflasi sebesar 0,70% serta kota Bima mengalami inflasi 0,48%.

 Gabungan angka inflasi antara kedua kota tersebut dikarenakan terjadinya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada beberapa kelompok usaha, antara lain kelompok penyedia makanan dan    minuman/restoran sebesar 0,79%; kelompok makan, minuman dan tembakau sebesar 0,25 %; serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan rumah tangga sebesar 0,15%.

Sedangkan  pertumbuhan ekonomi NTB sebagaimana yang disampaikan oleh Bank Indonesia mencapai 7,76% pada triwulan 1 meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal ini mampu dipertahankan dan bahkan dapat ditingkatkan ke arah laju pertumbuhan yang lebih baik.

"Ekonomi NTB diperkirakan tumbuh lebih tinggi dibanding tahun 2021 salah satu upaya yakni mempertahankan daya beli masyarakat,"pungkasnya menutup acara sembari berpantun.

Pada saat meninjau stand pasar murah,Wabup asal sekotong ini mengunjungi stand penjualan Madu Trigona hasil produk budidaya lebah trigona Desa Batu Putih Sekotong.Dalam kesempatan tersebut ia berpesan agar para peternak lebah selalu menjaga kwalitas produknya.Ia juga berharap agar dinas terkait turut melakukan pembinaan.

"Tolong agar produk madu trigona ini agar dijaga keasliannya,jangan sampai dicampur dengan madu palsu,"ucapnya sebelum meninjau produk UMKM lainnya.


×
Berita Terbaru Update