Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Inilah Para Tokoh Dibalik Suksesnya Perdamaian Konflik Sosial Di Mareje Lombok Barat.

Mei 07, 2022 | Sabtu, Mei 07, 2022 WIB Last Updated 2022-05-07T05:25:13Z

Mengenal Tokoh Perdamaian Konflik Sosial Di Mareje Lombok Barat.

Perjanjian Damai Konflik Sosial Mareje
KIM,-Akibat kesalah pahaman yang terjadi antar warga Dusun Ganjar dan Dusun Bangket Lauk Desa Mareje Kecamatan Lembar Lombok Barat,terjadi konflik sosial yang mengakibatkan beberapa rumah warga dibakar.

Namun konflik yang melibatkan warga satu desa ini,akhirnya berhasil didamaikan.Perjanjian damai antara kedua pihak yang terlibat konflik,berlangsung di tempat kediaman Tokoh Masyarakat Lombok Barat,H.L.Daryadi atau Miq Tuan Dar di Sekotong,Rabu Mei 2022.

Berikut sejumlah isi  penting kesepakatan damai yang ditandatangani oleh perwakilan para pihak yang berkonflik.Beberapa diantaranya adalah Apabila di kemudian hari terdapat kesalahpahaman yang terjadi, maka proses penyelesaiannya melalui mediasi di tingkat bawah.Jika tidak ditemukan solusi,maka akan diserahkan kepada pihak berwenang.

Isi perjanjian damai lainnya yaitu jika di kemudian hari,terdapat pihak yang melakukan tindakan melanggar hukum ,maka siap untuk dituntut dihadapan hukum dan undang-undang yang berlaku.Dengan adanya kesepakatan damai ini, warga masyarakat di Desa Mareje yang terlibat konflik sosial,agar kembali hidup damai rukun seperti biasa.

Siapakah Tokoh Perdamaian Konflik Sosial Di Mareje Lombok Barat.

Dalam hal penyebutan nama tokoh atau pihak yang terlibat dalam pengupayaan perdamaian konflik.Tentu akan menimbulkan beragam tokoh,dan pihak yang terlibat.Karena setiap orang punya peranan dan tugas bersama untuk mengupayakan jalan perdamaian.Namun sebagai bentuk apresiasi,para tokoh dibawah ini sangat layak disebut sebagai tokoh yang menginisiasi perdamaian konflik sosial di Mareje.Siapa saja? 

1.Bupati Lombok Barat.

Bupati Lobar berada ditengah warga yg terlibat konflik
Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid layak disebut sebagai tokoh yang terlibat pada proses perdamaian pada konflik sosial yang terjadi di Desa Mareje.Selain hadir langsung saat terjadi konflik,ia juga banyak mensuport kedua pihak yang bertikai untuk segera berdamai."Pasca kesepakatan perdamaian kemarin, hari ini saya bersama Bapak Gubernur NTB,dan Bapak Kapolda NTB menyempatkan diri hadir kembali, untuk berdialog santai dengan warga sekaligus melakukan sholat jum'at di Desa Mareje Kecamatan Lembar,"tulisnya

H.Fauzan Khalid juga mengharapkan agar beraktivitas normal seperti sebelumnya.Fauzan Khalid juga memberikan harapan  yaitu pembukaan jalan dari Mareje menuju Tempos yang rencananya akan sejalur menuju Bay Pass BIL, sehingga untuk menuju akses ke ibu kota Kabupaten bisa di tempuh sepanjang sembilan kilometer.

H.Lalu Daryadi Atau Miq Tuan Dar.

H.L.Daryadi Alias Miq Tuan Dar-Tokoh Masyarakat.
Tokoh masyarakat asal Kecamatan Sekotong ini,memang dikenal sebagai juru damai yang handal dan terbukti.Hampir dipastikan setiap persoalan dan konflik sosial kemasyarakatan dapat terselesaikan ditangan suami dari Wakil Bupati Lombok Barat,Hj.Sumiatun ini.

Pembawaannya yang kalem,tegas,tidak banyak bicara,bijaksana dan lugas,menjadi kunci utama penyelesaian konflik ditangannya.“Mediasi ini merupakan langkah dan upaya dalam penyelesaian masalah pasca kesalahpahaman,agar dapat terselesaikan secara kepala dingin, sehingga tidak terjadinya permasalahan lagi,”harap Tokoh Masyarakat Lombok Barat,Miq Tuan Dar pada kesempatan mendamaikan konflik sosial yang terjadi di Desa Mareje Kecamatan Lembar beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Lombok Barat,Hj.Sumiatun.

Hj.Sumiatun-Wakil Bupati Lombok Barat.
Meski seorang perempuan,namun keberaniannya turun langsung ketengah tengah lokasi konflik,patut diacungi jempol.Dialah Hj.Sumiatun,Wakil Bupati Lombok Barat yang juga merupakan Ketua DPD II Golkar Lombok Barat.Tak segan dan tak peduli waktu,salah satu sosok perempuan paling berpengaruh di NTB ini,selalu datang menengahi jika terjadi suatu konflik sosial.Tindakan cepatnya dalam penanganan dan penanganan,merupakan catatan yang membanggakan.

Lalu Ahmad Ismail,SH,Anggota DPRD Provinsi NTB.

Dalam penyelesaian konflik sosial di Kecamatan Sekotong ataupun di Kabupaten Lombok Barat,kehadiran sosok ini selalu dinantikan.Sebab,konflik yang melibatkan para pemuda biasanya membutuhkan sosok sebaya untuk berkomunikasi.Maka,tak heran jika terdapat konflik sosial yang melibatkan pemuda,Lalu Ahmad Ismail atau akrab dipanggil Miq Is ini,selalu hadir memberikan solusi.

"Hari ini kami bersama aparat kepolisian dan tokoh agama, melakuan mediasi perdamain Antar Umat Muslim & Budha di Desa Mareje Kecamatan Lembar.Alhamdulillah, situasi saat ini kondusif Aman terkendali,"tulis Lalu Ahmad Ismail,SH,Anggota DPRD NTB Dari Partai Golkar melalui postingan media sosialnya saat turun ke lokasi konflik di Mareje.

Kapolres Lombok Barat.

Kapolres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho S.I.K,memiliki peran saat proses perdamaian.Ia juga mengatakan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab penuh terkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Hukum Polres Lombok Barat."Dengan pertemuan Mediasi ini bahwa permasalahan dianggap telah selesai dan berdamai,”ujar AKBP Wirasto Adi Nugroho,SIK.

Sukman,SH,MH,Tokoh Pemuda Budha NTB.

Sukman,SH,MH (kanan).
Tak banyak yang dapat ditulis tentang siapa sosok pemuda yang satu ini.Namun kehadirannya pada saat menandatangani perjanjian damai kedua kubu yang terlibat,patut dipertanyakan.

Para Kepala Desa,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama,Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda Desa Mareje Kecamatan Lembar.

Peranan para tokoh di desa ini juga tidak kecil dalam mengupayakan perjanjian damai di Desa Mareje yaitu Kepala Desa Mareje H. Muksin Salim, Kepala Desa Mareje Timur H Hadran Farizal,serta beberapa tokoh masyarakat dusun yang terlibat konflik sosial yaitu H.Idran,S.Pd Tokoh Masyarakat Dusun Ganjar Dan Sukman,SH,MH,Tokoh Masyarakat Bangket Lauk.











×
Berita Terbaru Update