iklan

Hearing Ke DPRD Lobar,Foksel Minta Difasilitasi Terkait CSR Pelindo.

Hearing Foksel dengan DPRD Lombok Barat. 

KIM,-Forum Kepala Desa Kecamatan Sekotong dan Kecamatan Lembar (Foksel) menggelar dengar pendapat dengan Komisi 1 DPRD Kabupaten Lombok Barat,Jum'at (12/11/2021) pukul 14:30 Wita.

Para Kades Sekotong-Lembar ini langsung diterima oleh Ketua Komisi 1 yakni Romi Rahman,S.IP beserta anggota Komisi 1,Tarmizi,bertempat di Ruang Fraksi DPRD Lombok Barat.Sementara dari pihak Pelindo II tidak hadir."Pada dasarnya tentu rekan-rekan Kepala Desa Sekotong-Lembar lah yang memang benar-benar mengetahui tentang CSR yang pernah diberikan.Atau mungkin ada aspirasi atau tuntutan yang ingin disampaikan,hal itulah yang akan kita bedah bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat,"ujar Romi Rahman,mengawali hearing.

Disebutkan oleh Politisi Muda Partai Gerindra ini,bahwa CSR merupakan bentuk akuntabilitas sosial perusahaan yang diatur dalam perundang-undangan."CSR perusahaan pada dasarnya secara regulasi,memiliki tanggung jawab besar terhadap lingkungan sekitarnya,dengan tujuan memperkuat komunitas sosial di lingkungan sekitar perusahaan tersebut,"ucap dewan Dapil Kediri-Labuapi ini,seraya mempersilahkan peserta hearing untuk menyampaikan unek-uneknya.

Kades Jakem,Amirullah. 

Pada kesempatan pertama,Kades Jembatan Kembar,Amirullah,S.Sos,pada intinya menyampaikan bahwa CSR dari Pelindo yang mengelola Pelabuhan Gili Mas,belum sesuai dengan apa yang disampaikan  kepada media."Untuk itu,kami sangat berharap kepada DPRD Lobar untuk memfasilitasi terkait CSR PT.Pelindo dengan para kades di wilayah Sekotong dan Lembar,"pinta Amirullah yang juga merupakan sekretaris Forum Kades Sekotong Lembar ini,mengakhiri penyampaiannya.

Menggarisbawahi apa yang disampaikan oleh Amirullah,Ketua Foksel,H.Hadran Farizal,S.Pd mengatakan bahwa CSR Pelindo harus jelas dan terarah."Agar jangan sampai perusahaannya ada di Lembar,tetapi CSRnya diarahkan ke Kayangan,"ujar Kades Mareje Timur ini.

Lebih jauh disampaikan Ketua Foksel,bahwa hearing ini sebenarnya ditunjukkan kepada anggota dewan Dapil 2 Lembar-Sekotong."Sebenarnya kami ingin hearing dengan anggota dewan Dapil Sekotong-Lembar,selain membahas CSR Pelindo,juga membahas dana Pokir yang selama ini belum merata dan terarah,"ujarnya.

Ketua Foksel,H.Hadran Farizal.

Kesempatan berikutnya disampaikan oleh Kades Sekotong Timur,H.Ahmad."Inti daripada kehadiran kami pada hearing ini adalah bagaimana DPRD Lobar membantu kami,agar CSR Pelindo turun di Kecamatan Lembar dan Kecamatan Sekotong,"ucap H.Ahmad.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Foksel tersebut,anggota Komisi 1 DPRD Lobar,Tarmizi,mengatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti aspirasi para kades."Kami sudah bersurat ke Pelindo untuk hadir hari ini,tetapi mungkin akan dilakukan pertemuan dengan pelindo pada hari senin esok.Dan bila perlu juga,kami akan bersurat ke Kementerian BUMN di Jakarta"ucap Politisi Partai Nasdem ini.

Kades Sekotong Timur,H.Ahmad.

Kegiatan hearing yang pertamakali dilakukan oleh Foksel ini berlangsung penuh keakraban.Dimana para kades dengan begitu leluasa menyampaikan aspirasinya dan direspon baik oleh Komisi 1 DPRD Lobar,hingga tak terasa hearing berlangsung lebih dari 2 jam.

Adapun para Kepala desa Kecamatan Sekotong  yang hadir yaitu Kades Sekotong Tengah,Sekotong Barat,Batu Putih,Gili Gede Indah,Kedaro,Desa Pesisir Mas,Dan Cendi Manik.Sedangkan para kades Kecamatan Lembar yaitu Kades Mareje Timur,Jembatan Kembar,Jembatan Kembar Timur,Lembar,Jembatan Gantung,Eyat Mayang dan Kades Sekotong Timur.


"Alhamdulillah,kegiatan hearing kali ini cukup memuaskan,semoga para anggota legislatif Lobar bisa segera menindaklanjuti apa yang sudah kami sampaikan,"pungkas Ketua Foksel,H.Hadran.(sid).

Belum ada Komentar untuk "Hearing Ke DPRD Lobar,Foksel Minta Difasilitasi Terkait CSR Pelindo."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel