iklan

Penerimaan Vaksin Di Kecamatan Sekotong Masih Rendah,Ini Yang Akan Dilakukan Forpincam.

Minilokakarya lintas sektor Puskesmas Sekotong,selasa (28/9/2021).

Kimsekotong.com,-Angka penerima vaksin covid 19 di Kecamatan Sekotong Lombok Barat hingga akhir September 2021, tercatat masih dibawah angka 10%.

Terdapat sejumlah kendala dan faktor penyebab capaian vaksinasi di Kecamatan Sekotong mengalami peningkatan yang minim.Sejumlah kendala tersebut diantaranya luasnya wilayah,letak geografis,ketersediaan vaksin dan juga sosialisasi yang harus terus di galakkan.

Minimnya angka capaian vaksin ini menjadi bahan pembahasan pada Minilokakarya triwulanan Lintas Sektor Puskesmas Sekotong,Selasa 28 September 2021,bertempat di Aula Puskesmas Sekotong.

Dalam paparannya,Kepala Puskesmas Sekotong,drg.I Nyoman Adnyana Putra menyebutkan sejumlah capaian vaksinasi Covid 19 di 4 desa binaan Puskesmas Sekotong.Dari data yang masuk dari masing-masing desa per tanggal 1 Januari hingga 23 September 2021, berdasarkan rekap manual kartu kendali terdapat sekitar 5.256 warga yang sudah ter entri menerima vaksin.

Sementara  data warga di 4 desa binaan Puskesmas Sekotong yang layak vaksin tercatat 28.396 jiwa."Adapun capaian vaksinasi tertinggi di Desa Cendimanik yaitu 1433 orang, Sekotong Tengah 978 orang,Taman Baru 617 orang,dan Desa Buwun Mas 504 orang,"jelas Kapuskesmas Sekotong.

Berdasarkan kalkulasi semua desa jika dibandingkan dengan jumlah penduduk layak vaksin,tercatat sekitar 5,42% dari 28.396 warga layak vaksin.

Minimnya angka warga penerima vaksin di Kecamatan Sekotong ini mendapat tanggapan dari Kapolsek Sekotong,Iptu I Kadek Sumerta,SH.Ia mengatakan bahwa salah satu faktor penyebab rendahnya capaian vaksinasi diakibatkan oleh letak geografis beberapa desa yang cukup terpencil.

"Para penerima vaksin yang selama ini adalah warga yang berada di daerah bawah atau dekat dengan pusat pelayanan vaksin.Sementara daerah terpencil seperti Desa Belongas,Pengantap,sebagian Sekotong Tengah dan Cendimanik,itu belum terjangkau,"ungkap Kadek Sumerta.

Dengan adanya kendala tersebut kata Kadek Sumerta,pihaknya bersama Puskesmas Sekotong akan mendekatkan pelayanan vaksinasi melalui program gerebek dusun."Mulai besok pagi,tim vaksinasi akan turun ke dusun-dusun terpencil di Desa Buwun Mas.Untuk itu,mohon kerjasama semua pihak agar program gerebek dusun ini bisa sukses,"pinta Kapolsek Sekotong.

Selain gerebek dusun,Camat Sekotong yang diwakili Kasi Kesos mengharapkan agar pelayanan vaksin dilakukan setiap hari di masing-masing kantor desa secara berkesinambungan."Paling tidak dengan adanya pelayanan vaksin dikantor desa,20-30 orang bisa terlayani setiap hari di masing-masing desa.Dan teknisnya diserahkan ke satgas yang ada di desa,"ujar Seneng,S.Sos.

Kendala lain yang ditemukan adalah banyaknya penduduk yang ingin di vaksin namun tidak memiliki NIK atau memiliki NIK tetapi belum diaktivasi atau online.dll.

Selain Forum Pimpinan Kecamatan (Forpincam) Sekotong,turut pula hadir para Kepala Desa Sekotong Tengah,Cendimanik,Taman Baru,dan Buwun Mas serta Kades Desa Persiapan Empol,Pengantap dan Belongas.Hadir juga kepala UPTD Dukcapil Sekotong, babinkamtibmas,bidan desa,PKH,dan tim nakes Puskesmas Sekotong.(sid).

Belum ada Komentar untuk "Penerimaan Vaksin Di Kecamatan Sekotong Masih Rendah,Ini Yang Akan Dilakukan Forpincam."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel