iklan

Kelebihan Melon"Batput" Di Agrowisata Batu Putih Sekotong,Cicipi Melon Jenis Baru Seharga Rp.15rb/kilo.

Wisata Petik Melon Desa Batu Putih Lombok Barat. 

Wisata petik melon Desa Batu Putih Sekotong. 

Desa Wisata Batu Putih Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat,tidak hanya dikenal dengan pemandangan alamnya yang Indah. 

Siapa yang tidak kenal Pantai Bangko-Bangko dengan pesona ombak terbaik di dunia.Atau menikmati indahnya sunset di menara 0 kilometer,juga gugusan gili-gili indahnya yang menawan.

Melon putih jenis baru Rp.15rb/kg.

Terletak di ujung barat Pulau Lombok, Batu Putih lah sesungguhnya yang disebut sebagai Lombok Pulau Perawan.

Sejak tahun 2018,Desa Batu Putih terus menunjukkan pesonanya.Tak sedikit potensi-potensi alamnya yang tersembunyi,di eksplor dan mendunia.Sebut saja misalnya Madu Trigona,yang kini produk olahannya telah dikenal luas, dan terjual hingga ke mancanegara.

Baru-baru ini,para petani di Desa Batu Putih kembali membuat gebrakan bernama Agrowisata Melon.Di Agro wisata Melon Desa Batu Putih dapat kita temukan dan nikmati manis dan renyahnya White Honey Globe Melon/ Kirani,Golden Melon/Merlion dan Honey Melon.Ketiga Varietas melon tersebut memiliki rasa dan warna yang berbeda-beda.

Menurut pengelola agrowisata Tibu Baru,bahwa melon yang disediakan merupakan jenis melon andalan yang tidak dapat ditemukan di tempat lainnya.

Selain andalan karena termasuk jenis baru,melon yang dijual juga di olah tanpa menggunakan bahan-bahan kimia.Tetapi lebih banyak menggunakan pupuk organik. 

Tentu sangat cocok buat pengunjung yang menyukai buah-buahan yang diolah secara alami. 

Selain sehat,melon yang ada ditempat ini juga memiliki citarasa yang berbeda dengan melon yang di jual di pasar.Rasa manis dan segarnya alami,dan tentunya dijual dengan harga cukup murah. 

"Untuk melon jenis lokal kami jual seharga Rp.5rb/kilo,Golden Melon Rp.10rb/kilo dan Melon Putih/Melon unggulan seharga Rp.15rb/kilo,"ucapnya.

Selain harganya murah,pengunjung juga bebas memilih dan memetik sendiri melon sesuai dengan selera dan isi kantong.

Pokoknya enggak rugi deh sob! 

"Kalau di Malang ada wisata petik apel,di Desa Batu Putih ada wisata petik melon,"ujar Amirullah,Kades Jembatan Kembar Kecamatan Lembar,saat berkunjung bersama Forum Kepala Desa Sekotong dan Lembar.(Foksel).

Apakah melonnya selalu ada? 

Tenang Sob! Di Desa Batu Putih tersedia puluhan hektar lahan yang ditanami melon.Dan masa panennya pun di usahakan secara berjenjang.Jika ditempat ini habis,maka ditempat lainnya sudah mulai panen.

Apakah ketika datang berwisata ke agorowisata melon,hanya untuk petik melon saja? 

Enggak cuma melon,di Batu Putih para pengunjung juga bisa berwisata alam dan berwisata edukasi juga.

Setelah puas petik dan makan melon,bisa berpindah belajar aneka jenis tanaman obat di tempat ini.Atau mau melihat langsung proses budidaya madu trigona,lokasinya juga dekat. 

Mau piknik ke pantai?

Tinggal pilih,mau mampir di Batu Kijuk,Tanjung Kelor,Elak-elak,gili genting,atau pulangnya mampir di Mangrove Sekotong Tengah,adalah beberapa destinasi wisata andalan yang ada di Kecamatan Sekotong.

Ngomong-ngomong nih Sob! 

Melon Batput itu apa sih? 

Menurut penjelasan Kades Batu Putih,Fajrin,S.Pd bahwa Nama Melon

"Melon Batput"ini diminta untuk digunakan sebagai brand agrowisata melon oleh Bupati Lombok Barat,H.Fauzan Khalid.

"MELON BATPUT" adalah akronim dari "MELON BATU PUTIH".hehe

Selamat berkunjung ya! 




Belum ada Komentar untuk "Kelebihan Melon"Batput" Di Agrowisata Batu Putih Sekotong,Cicipi Melon Jenis Baru Seharga Rp.15rb/kilo."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel