iklan

IKMAS Berbagi Cerita Lewat Puisi,Penulis Sekotong Menyapa Dunia.

 

Pembaca Setia KIM Sekotong,salam kompak dan sukses selalu untuk kita semua. 

Menemani malam panjang anda kali ini,KIM Sekotong menghadirkan rubrik "Puisi dan Cerpen" buat para pembaca milenial yang suka mengotak atik kata jadi kalimat yang Indah dan bermakna.

Untuk itu,bagi pembaca yang punya stok puisi dan cerpen yang nganggur,daripada di anggurin,mending kirim saja ke redaksi.Pasti akan dimuat dan dibaca banyak orang.

Seperti kesempatan minggu ini,Redaksi mendapat kiriman puisi dari Ikatan Mahasiswa Sekotong (Ikmas) Lombok Barat.

Simak yuk! 

BASA BASI 3

Terimakasih atas kasih

Setiap momen memang

Hanya kangen bukan

Kangen yang bareng.

(28 juli 2021)

DO'A

Tuhan jika cintaku

Padanya melebihi cintaku padamu

Apa mampuku, 

Jika cintaku padanya, terlalu

Kau tidak mungkin cemburu,

Kau maha cemburu kau juga

Maha tega. Apa dayaku

Jika cintaku padanya sungguh,

Setanguh-tangguh doa. Kau maha 

Segala. Aku mah apa...

Jika cintaku padanya... Sudahlah

Kau maha cinta.

Amin ya Allah.

(23 juni 2021)

SEKEDAR

Makna dalam

Lekat malam

Do'a diam...

Cukup kamu

Di hati, tidak di memori

Juga story.

Sekedar 

Aku sadar

Kangen mau berkabar.

(19 juni 2021)

TANDA TANYA

Kita: duduk berdua

Bawah pohon kamboja

Menatap lekat maut

Samar-samar suara

"Sebenarnya aku cinta"

Sesekali aku melihatmu

Boleh itu ku sebut rindu.

(20 mei, 2021)

PUASA

Sungguh romansa

Penuh romantika

Cinta kepadanya

(17 april, 2021)

DALAM TEMARAM

Tak ada malam dan rembulan, yang ada hanya aku dalam temaram; menatap mu dalam diam.

Kau mampu menghancurkan benteng pertahananku, kamu harus bertanggungjawab.

Berdiri dan kemari mendekat, jangan biarkan jarak yg menyekat sebab kamu dan aku harus erat.

CINTA YANG TEPAT

Sejurus mata memandang kau masih juga jauh, jauh dari dekapanku sebab syarat tak lagi selaras diluar batas waras.

Kisah yang terkasih menguat dalam angan, menumbuhkan kembali rasa sayang; itu bayang.

Kesendirian ini bukan berarti mati rasa bukan juga tak mengenal cinta tapi takut terluka dan tersia-sia.

Sampai jumpa pada waktu yang tepat, waktu yang dimana kau dan aku terikat dekat dengan syariat sampai akhirat.


Penulis:

Nama:Miftahul Azmi

T.T.L.: siung, 25 Mei 1999

Alamat: desa batu putih, mekarsari. Kec.Sekotong

Jurusan: manejemen pendidikan islam. Institut Agama Islam Nurul Hakim

Hobi: ngopi.


Marjan-Ketua Umum Ikmas.



Belum ada Komentar untuk "IKMAS Berbagi Cerita Lewat Puisi,Penulis Sekotong Menyapa Dunia."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel