iklan

Alkes Bebas Mercuri,Puskesmas Pelangan Terima Penghargaan Dari Kemenkes RI.

Puskesmas Pelangan Kecamatan Sekotong.

Kimsekotong.com,-Puskesmas Pelangan Kecamatan Sekotong merupakan 1 diantara 19 Puskesmas di Kabupaten Lombok Barat yang mendapatkan penghargaan fasilitas  pelayanan kesehatan yang tidak menggunakan alat kesehatan (Alkes) bermercury tahun 2021.Piagam Penghargaan dari Kementerian Kesehatan tersebut diserahkan kepada rumah sakit dan Puskesmas oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat DR.H.Baehaqi, bersama Kepala Dinas Kesehatan drg.Hj.Ni Made Ambaryati,M.Kes,di Kantor Dikes Lobar,Senin,(27/9/2021).

Piagam Penghargaan dari Kementerian Kesehatan tersebut diberikan berdasarkan  Keputusan  Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI  Nomor : HK.02.02/III/934/2021 tentang penghapusan dan penarikan alat kesehatan bermercuri.Dan Kabupaten Lombok Barat menjadi Kabupaten Pertama di Provinsi NTB yang mendapat Penghargaan ini.

Dalam Surat Keputusan tersebut sebanyak 2 Rumah Sakit di Lombok Barat yakni RSUD Tripat Gerung dan RSAM Narmada sert 19 Puskesmas, mendapat Piagam Pengahargaan atas upayanya melakukan penghapusan dan penggantian semua peralatan kesehatan dengan alat yang Non Merkuri.

Dengan demikian,dapat dipastikan tidak ditemukan lagi penggunaan alat kesehatan bermerkuri pada fasilitas layanan kesehatan masyarakat tersebut.

Kepala Puskesmas Pelangan,Ns.Zulqutbi,saat menerima piagam penghargaan yang diserahkan Sekda Lombok Barat,Dr.H.Baihaqi.

Sebagaimana diketahui,penarikan dan pengahpusan alkes bermerkuri ini diatur melalui Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 21 Tahun 2019, Tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan Dan Penghapusan Merkuri.Disusul pula oleh Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 41 Tahun 2019 Tentang Penghapusan Dan Penarikan Alat Kesehatan Bermerkuri Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, serta Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan No.HK.02.02/I/2899/2019 Tentang Penghapusan Dan Penarikan Alat Kesehatan Bermerkuri.

Diharapkan kedepannya,semua faskes swasta yang masih menggunakan alat bermerkuri tersebut agar menggantinya dengan peralatan yang non merkuri, sesuai dengan upaya dan kebiajakan pemerintah saat ini.Dengan demikian lingkungan sekitar akan aman dari bahaya merkuri. Penggunaan merkuri mengakibatkan masalah lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Karena merkuri mengandung toksin saraf yang kuat, kontaminan global yang prioritas dan bahan kimia yang beracun dan menyebabkan bioakumulasi yang persisten.

Dengan  karakteristik mercuri tersebut dapat menyebabkan kerusakan otak, gangguan sistem saraf pusat, sumsum tulang belakang, ginjal dan hati.

Sedangkan bahaya merkuri pada ibu hamil dapat diteruskan ke janin melalui plasenta sehingga dapat menyebabkan kecacatan, juga menyebabkan kerusakan perkembangan saraf pada bayi.

"UPT Puskesmas Pelangan "Mengucapkan" Terima Kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah Memberikan Penghargaan kepada Seluruh Puskesmas Se-Kabupaten Lombok Barat Khususnya UPT Puskesmas Pelangan Kecamatan Sekotong sebagai Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang tidak menggunakan alat Kesehatan Bermerkuri Tahun 2021,"demikian tertulis di akun media sosial Puskesmas Pelangan.(sid).

Belum ada Komentar untuk "Alkes Bebas Mercuri,Puskesmas Pelangan Terima Penghargaan Dari Kemenkes RI."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel