iklan

2 Video Hebohkan Lombok Hari Ini,Perempuan Pikul Keranda Jenazah Hingga Buaya Di Pantai Ketapang.


Kimsekotong.com,-Setelah video hilangnya jasad salah seorang ulama Tarekat Asal Pademare Lombok Timur viral di media sosial.Hari ini,Sabtu 14 Agustus 2021,Dua video diteruskan berkali-kali diberbagai grup WA dan Facebook.


Kejadia viral tersebut yakni di Lingkungan Taman Kapitan, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.Dimana sekelompok ibu-ibu terlihat tengah menggotong keranda jenazah menuju ketempat pemakaman.

Menurut para tetua lingkungan setempat,hal itu diyakini sebagai salah satu syarat agar tidak terjadi kematian yang beruntun di Lingkungan Kapitan.Karena konon,kejadian serupa pernah melanda dimasa lampau.

“Jari syarat aden engkah arak dengan mbilinan,nine jari ponggok korong Batang :Jadi syarat supaya tidak ada lagi warga yang meninggal secara beruntun,maka perempuan yang pikul keranda sasak:red,"kata salah seorang pengantar jenazah di video tersebut.

Video viral yang di postinv oleh akun facebook dengan nama Ibnu Sanusi pada Jumat malam tersebut,telah di share 218 kali serta mendapat beragam komentar dari para netizen.

"Sebaiknya laki-laki yang memikul,
Makruh jika perempuan yang memikul.Bisa haram jika para cowok tidak bisa menjaga pandangan terhadap para pemikul,"tulis akun Siswadi jalaludin pada kolom komentar.

"Dulu nenek saya juga pernah cerita pernah ada pagebluk dan dilarang tidur diatas kasur,harus dibawah. Dan orang meninggal dikubur secara bolak balik.Mungkin itu salah satu ikhtiarnya. Jangan berpikir negatif karna ilmu kita juga dari orang tua,"tulis akun ginjo nojub.

"Hidup mati sudah takdir Allah SWT,
Yang penting mari kita sama-sama memperkuat iman dan meningkatkan amal ibadah untuk bekal akhirat,"tulis akun cahya fitrahadi.

Sementara itu,video viral lainnya yakni buaya yang muncul di Pantai Ketapang, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.

Dalam rekaman video yang diambil warga, Kamis (12/8/2021) tampak mahluk diduga buaya itu muncul ke permukaan untuk bernafas, lalu masuk lagi ke dalam laut yang tak begitu jauh dari bibir Pantai Ketapang.

“Sampai saat ini infonya warga masih resah dengan keberadaan buaya tersebut. Evakuasi mungkin disulitkan dengan keberadaan buaya yang bolak-balik ke pesisir dan ke air,” kata Pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pringgabaya, Zaenudin sebagaimana di kutip Radar Lombok, Jumat (13/8).




Belum ada Komentar untuk "2 Video Hebohkan Lombok Hari Ini,Perempuan Pikul Keranda Jenazah Hingga Buaya Di Pantai Ketapang."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel