iklan

Ikatan Mahasiswa Sekotong (IKMAS),Wadah Pemersatu Mahasiswa Sekotong.

Para pengurus dan anggota ikatan mahasiswa (Ikmas) Sekotong Lombok Barat.


Kimsekotong,-Ikatan Mahasiswa Sekotong (Ikmas) merupakan wadah tempat berkumpulnya para mahasiswa asal Kecamatan Sekotong yang tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di NTB dan juga luar daerah.


Ikmas terbentuk pada tanggal 5 Juni 2017.Pernah vacum selama 2 tahun,disebabkan oleh beberapa pengurus menjabat di beberapa organisasi kampus dan luar kampus  dan juga kesibukan lainnya.


Namun kini melalui kepengurusan yang baru,Ikmas bangkit untuk menjadi wadah membangun solidaritas para mahasiswa asal Kecamatan Sekotong.


"Ikmas terbentuk atas dasar iri terhadap organisasi paguyuban lain yang ada di Kota Mataram,serta melihat kondisi mahasiswa dari sekotong belum ada solidaritas di tanah rantau.Disamping itu melihat kondisi Sekotong sangat membutuhkan SDM,"jelas Marjan,Ketua Ikmas Sekotong saat ini.


Menurut kata Marjan,keanggotaan ikmas atau yang boleh bergabung sebagai anggota adalah siapa saja selama dia mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

"Jumlah anggota Ikmas saat ini 190 orang,"tutur Marjan kepada KIM Sekotong.Jum'at (19/6/2021) melalui pesan singkatnya.


Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan ikmas adalah sesuai dengan program kerja setiap bidang, seperti tanam mangrove, dakwah online, bakti sosial, silaturahmi,dll. 


Seperti salah satunya adalah pada Pagi Minggu, 13 Juni 2021.Ikmas

 mengadakan diskusi ilmiah, yang bertempat di Pantai Elak-elak Desa Sekotong Barat.


Diskusi ilmiah tersebut membahas tentang urgensi dan pentingnya pendidikan beasiswa dimasa Pandemi Covid 19.Dalam hal ini ketua  IKMAS  yang sekaligus menggagas acara ini dengan mengangkat pentingnya pendidikan. 


"terlaksananya kegiatan ini berkat peran semua mahasiswa yang tergabung dalam porum ini sehingga acara bisa terlaksana,"ujarnya.


Lebih jauh dalam penyampaiannya, Marjan mengingatkan akan pentingnya pendidikan bagi pemuda sekotong sehingga terpenuhinya SDM yang masih belum maksimal.Sebab jika di lihat dari letak geografis dan adanya potensi SDA yang harus dijaga dan persiapkan untuk anak-anak muda dalam menjaga dan mengelola sekotong kedepannya.Sehingga dengan pendidikan nantinya akan mampu menjawab tantangan dimasa yang akan datang.


Kemudian Idham Khalid, S.pd,,M.Si kelahiran desa Kedaro yang saat ini  sebagai Dosen Politeknik Medica Farma Husada Mataram,selaku pemateri menjelaskan bahwa, dalam diskusi ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat terkait kendala dibidang pendidikan. 

"Apakah tidak melanjutkan kuliah karena kurangnya kesadaran masyarakat atau memang tidak ada biaya.Jika kurangnya kesadaran masyarakat maka kita perlu edukasi tentang pentingnya pendidikan. Kemudian jika kendalanya tentang ekonomi,itu akan kita bahas dan pecahkan bersama bagaimana adik-adik kita yang tidak bisa  melanjutkan pendidikan ini agar bisa kita akomodir dengan beasiswa. Mungkin dari  kebijakan-kebijakan desa, kebijakan daerah baik di pemerintahan daerah maupun provinsi.Kemudian kita memiliki tokoh-tokoh atau perwakilan rakyat karena dari sana ada beasiswa entah dari aspirasi, dan perlu juga masyarakat kita ini sebuah edukasi agar generasi termotivasi untuk melanjutkan pendidikan.Karena terlebih kita ini  yang berada di wilayah pengembangan tentu banyak sekali membutuhkan SDM,"jelas Idham Khalid panjang lebar dalam pemaparannya.(zul/sid).

Belum ada Komentar untuk "Ikatan Mahasiswa Sekotong (IKMAS),Wadah Pemersatu Mahasiswa Sekotong. "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel