iklan

Petani Tembakau Long-Longan Mengeluh Karena Cuaca Buruk.


Tembakau yang terdampak.Sumber foto WAG. 


Kimsekotong,-Curah hujan yang turun pada minggu-minggu menimbulkan kegembiraan bagi para petani pada umumnya,sebab waktu bercocok tanam telah mulai direncanakan.

Tetapi tidak bagi para petani tembakau,khususnya yang berada di Dusun Long-longan Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Lombok Barat.



Puluhan hektar sawah yang ditanami tembakau di khawatirkan akan terjadi gagal panen.Puluhan KK yang merupakan petani tembakau di dusun yang terletak di Puncak bukit Sekotong Tengah ini,menjadi murung. 


"Sejak terjadinya hujan bebera hari terakhir ini,tembakau yang ditanam oleh para petani tembakau di Dusun Long-longan hanya tersisa  20% dari total luas tanam.Itupun masih menghawatirkan,karena hujan masih berlanjut,"tutur Lalu Bambang Samudra,S.Pd,salah seorang petani tembakau Dusun Long-longan kepada KIM Sekotong,dengan nada sedih.Sabtu (26/6/2021).


Lebih jauh,Mik Bambang menceritakan bahwa akibat hujan yang turun tersebut,para petani tembakau banyak yang mencabut bibit tembakaunya untuk diganti dengan tanaman jagung. 


"Curah hujan yang tinggi memang tidak baik bagi tembakau,tetapi bagi tanaman lainnya tumbuh dengan subur.Sebagian tembakau sudah dicabut,diganti jagung,"ujarnya lagi.


Ketika ditanyakan luas lahan tembakau yang terdampak,Bambang menyebutkan masih belum bisa memastikannya.


"Belum saya hitung tapi tembakau yang tidak matipun rasanya kurang bagus kalau terlalu banyak air.Total luas tanam  di Dusun Long-longan 12 ha,yang tersisa kira-kira 20%,"ungkapnya.



Ramli Haris,Pendamping Lapangan (PL) Desa Sekotong Tengah juga membenarkan kejadian rusaknya tanaman tembakau akibat hujan yang turun.


"Saya sudah mendapat laporan dari para petani tembakau,sudah saya konfirmasi sama yang bersangkutan karena dia yang kirim foto dan dibenarkan laporan tersebut,"jelas Ramli Haris.


Namun berbeda dengan petani tembakau yang terdapat di Dusun Telor Jago Desa Sekotong Tengah.

Ditempat ini,tembakau justru tumbuh dengan subur.


"Alhamdulillah,kalau petani di Dusun Telorjago sebagiannya tidak mati karena hujan,kondisi tanaman masih kecil,"ungkap Murtazam,Kadus Telor Jago. 




Dusun Long-longan Desa Sekotong Tengah memang sejak lama dikenal sebagai sentra produksi tembakau di Kecamatan Sekotong.Tembakau daerah ini bahkan sudah dijual hingga luar kabupaten.(sid).


Belum ada Komentar untuk "Petani Tembakau Long-Longan Mengeluh Karena Cuaca Buruk."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel