Cara Kadus Telaga Lebur,Sosialisasikan Pencegahan Perkawinan Usia Anak. -->

Cara Kadus Telaga Lebur,Sosialisasikan Pencegahan Perkawinan Usia Anak.

Kim Sekotong
Minggu, 28 Maret 2021


KIM Sekotong,-Kepala Dusun Telaga Lebur Dese Desa Sekotong Tengah, Putrawadi,memiliki cara yang unik dan cukup efektif untuk mensosialisasikan gerakan anti perkawinan usia anak di dusunnya. 

Sepanjang jalan memasuki dusun ini akan terlihat beberapa banner terpasang di pohon dan tembok rumah warga.

Banner yang terpasang tersebut bukan banner kampanye dukungan calon,melainkan berisi pesan untuk mencegah perkawinan di bawah umur yang makin meningkat jumlahnya. 


"Ya,tujuannya agar kita semua tahu bahwa gerakan pencegahan perkawinan di bawah umur sudah memiliki aturan yang jelas.Jika di lakukan akan beresiko pidana bagi kami para kadus yang memfasilitasi,"ungkap Kadus Wadi melalui sambungan telponnya.Minggu (28/3/2021).


Selain melalui banner kata Putrawadi,ia juga mensosialisasikan gerakan anti merarik kodek melalui pengajian remaja di dusunnya. 


"Setiap sebulan sekali para remaja mengadakan kegiatan kajian ke agamaan dengan salah satu materi yang di sampaikan adalah tentang upaya upaya pencegahan perkawinan usia anak.Kajian khusus remaja tersebut di bina oleh Ust.Burhan,S.Pdi,salah seorang tokoh pemuda di dusun kami yang masih menempuh pendidikan di Ponpes Ishlahudini Kediri,"ungkap Wadi. 


Dusun Telaga Lebur Dese merupakan salah satu dusun dengan jumlah KK terbanyak di Desa Sekotong Tengah. Di dusun ini terdapat sebuah pondok pesantren dengan para santri yang berasal dari berbagai daerah. 

Selain itu,pada tahun 2019 Dusun Telaga Lebur Dese tercatat 6 orang yang menikah di usia anak.Hal ini di sebabkan oleh banyaknya remaja di dusun tersebut sehingga memerlukan pembinaan yang serius. 


Sementara itu Kepala Desa Sekotong Tengah,Lalu Sarappudin menyebutkan telah melakukan musyawarah desa dengan mengundang berbagai pihak untuk menetapkan terbentuknya awik awik gubug tentang pencegahan perkawinan usia anak. 

Kadus Telaga Lebur Desa,Putrawadi (Pakai Baju Kotak Kotak) 


"Kami telah sepakat membuat awik awik di setiap dusun tentang pencegahan perkawinan usia anak,"ungkap Lalu Sarappudin.(sid).