Kecial Kuning Lombok,Di Hargai Jutaan Jika Menang Kontes. -->

Kecial Kuning Lombok,Di Hargai Jutaan Jika Menang Kontes.

Kim Sekotong
Senin, 21 Desember 2020

Suasana kontes kecial kuning di lombok


Kimsekotong.com,-Kontes kecial kuning atau Pleci kini sedang marak di berbagai desa di Pulau Lombok. 


Sejak se tahun belakangan ini,berbagai komunitas kecial kuning lombok dengan anggota puluhan hingga ratusan orang,terbentuk di berbagai pelosok desa. 


Salah satunya adalah Komunitas Kecila Kuning (KKS) Sekotong Lombok Barat,yang terbentuk pada sekitar tahun 2019 silam. 


Pada awal terbentuknya,komunitas ini hanya ber anggotakan puluhan orang saja,tetapi kini,KKS telah memiliki anggota yang terdaftar lebih dari 200 orang.


Anggota Komunitas ini berasal dari berbagai kalangan,dan tersebar di sembilan desa yang ada di Kec.Sekotong bahkan hingga luar kecamatan. 


Seminggu sekali,yakni pada setiap akhir pekan ,para anggota KKS berkumpul di latang atau tempat kontes kecial yang telah di sediakan.



Latang merupakan tempat menggantungkan sangkar kecial yang terbuat dari bambu panjang.


Lomba kecial kuning di lakukan   dengan sistem cukup sederhana.
Setiap anggota yang akan ikut kontes,menyerahkan uang pendaftaran kepada pemilik latang atau penyelenggara sebesar Rp.5000/satu kali lomba. 


Kecial kuning atau pleci yang akan di lombakan,kemudian mendapatkan nomor urut, untuk kemudian menempati nomor urut tersebut yang tercantum pada latang. 


Setelah semua siap,kemudian salah seorang anggota komunitas membunyikan tong yang berbunyi nyaring mengitari seluruh latang.
Maka lomba kecial kuning pun di mulai dengan waktu yg di sediakan sekitar 15 menit setiap sesi. 


Pemenang lomba di tentukan berdasarkan jumlah banyaknya suara atau kicau kecial selama 15 menit tersebut.
Banyaknya kicau kecila di catat oleh anggota yang bertugas. 


Untuk hadiah,panitia menyediakan beberapa ekor ayam jantan yang di berikan kepada pemenang pada setiap partai. 


Menurut beberapa anggota komunitas kecial kuning sekotong,dengan bergabung di komunitas ini terdapat kepuasan tersendiri.

 
"Alhamdulillah,dengan komunitas ini kami dapat bersilaturrahmi dengan sesama penghobi burung kecial dari berbagai tempat,"kata Nasiah,S.Pd, asal Desa Taman Baru.Minggu (20/12/2020).


Selain itu,dengan masuk komunitas bisa saling membantu sesama anggota.
"Jika ada anggota keluarga komunitas yang meninggal atau terkena musibah,maka para anggota akan iuran secara sukarela untuk membantu,"ungkap Mahar,anggota KKS lainnya. 


Dengan adanya kontes kecial kuning,juga berdampak pada naiknya harga kecial kuning yang cukup tinggi.
Sebelum ikut kontes,harga kecial berkisar antara 5 rb hingga 10 rb/ekor.
Setelah memenangi kontes,di hargai 1 juta lebih. 


"Kalau sesama anggota saya jual 1,2 juta/ekor,"jelas Edy,anggota komunitas yang sering memenangi kontes kecial kuning hingga luar daerah.


Kontes Kecial Kuning biasanya di lakukan Di sela sela waktu luang sehabis pulang kerja,masyarakat Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, khususnya yang berada di daerah pedesaan,memilih menghabiskan waktu dengan kegiatan yang memiliki dampak sosial dan bernilai ekonomis. 


Selain mempererat silaturrahmi dengan sesama anggota komunitas,kecial kuning yang memenangi kontes lomba juga di jual dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah.