Tertarik Penanganan Stunting,Metro TV Kunjungi Sekotong Tengah. -->

Tertarik Penanganan Stunting,Metro TV Kunjungi Sekotong Tengah.

Kim Sekotong
Rabu, 04 November 2020



Kimsekotong.com,-Keberhasilan Desa Sekotong Tengah dalam upaya penanganan gizi buruk,stunting dan pencegahan perkawinan usia anak,rupanya menjadi daya tarik salah satu TV nasional yakni Metro TV. 



Melalui surat yang di layangkan oleh
Produser Metro TV Rahdini Ikaningrum tertanggal 29 Oktober 2020 tentang permohonan izin liputan.
"Bagaimana pemerintah desa dan jajarannya serta kader posyandu dalam membuat terobosan program penanganan stunting dan gizi buruk di wilayah ini,dan apa faktor penyebab terjadinya stunting dan gizi buruk terutama pada anak dan ibu hamil,"demikian poin penting surat permohonan liputan tersebut. 




Akhirnya,pada selasa 3 November 2020,(kemarin:red),sejumlah kru liputan khusus Metro TV berada di Desa Sekotong Tengah.
Para kru tersebut terdiri dari produser acara,Hary Fitriadi,annauncer news,Ikbal Hikmawan dan kameramen,Irfan. 



Rombongan di terima di Posyandu Dusun Sekotong 2 oleh Kepala Desa,Kapuskesmas Sekotong,BPD,dan para kader posyandu,dan sejumlah perangkat desa lainnya.
Di hadapan para kru Metro TV,Kades Sekotong Tengah,Lalu Sarappudin,
menerangkan beberapa program yang di lakukan dalam upaya penanganan stunting dan gizi buruk serta pencegahan perkawinan usia anak. 



"Untuk pencegahan gizi buruk dan stunting kami membentuk satgas serta Kader pemberdayaan Manusia (KPM).Selain itu,menganggarkan PMT, transport ibu melahirkan,kelas ibu hamil,serta membuat Perdes Perlindungan Anak,"ungkap Lalu Sarappudin. 




Selain kades,Kepala UPTD BLUD Puskesmas Sekotong,drg.I Nyoman Adnyana Putra,menambahkan bahwa penanganan stunting dan gizi buruk di lakukan dari hulu hingga hilir serta berkesinambungan. 



"Program Gizi Puskesmas Sekotong melakukan kegiatan intervensi Stunting  hampir di semua fase/siklus kehidupan. Mulai dari sebelum kehamilan, saat hamil, masa bayi balita, TK/PAUD, SD, Remaja dan kembali ke pra kehamilan,"jelas Nyoman. 



Adapun kegiatan kegiatan yang di lakukan menurut Kapuskesmas Sekotong yakni pada Masa Pra Kehamilan.Masa pra kehamilan adalah masa persiapan seorang wanita dewasa untuk menjadi calon ibu. Sebelum hamil, diharapkan kondisi Kesehatan / status gizi wanita dalam keadaan baik, sehingga saat hamil nanti tidak anemia dan berstatus Kurang Energi Kronik (KEK) yang akan beresiko melahirkan anak dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sebagai salah satu factor penyumbang anak stunting.
Intervensi pra kehamilan / Remaja antara lain :
- Penyuluhan / Kie Gizi Remaja
- Pemberian Tablet Tambah Darah untuk siswi SMP/SMA sederajat
- Posyandu Remaja




Adapun di masa kehamilan termasuk ke dalam program 1000 Hari Pertama Kehidupan, masa pembentukan janin, tahap awal untuk melahirkan bayi yang sehat. Intervensi saat Masa Kehamilan antara lain :
- PMT untuk Ibu Hamil KEK, bertujuan untuk meningkatkan status gizi dan Kesehatan ibu hamil. Dengan PMT ibu hamil hamil, ibu hamil yang bersatus Kurang energi Kronik, akan mendapatkan KIE tentang makanan ibu hamil dan mendapatkan PMT, sehingga diharapkan tercukupi kebutuhan gizinya selama hamil sehingga perkembangan janin normal dan tidak melahirkan bayi BBLR.
- Pemberian Tablet Tambah Darah dan Obat Cacing




Intervensi pada Balita, TK/PAUD,
Kegiatan Intervensi gizi masa balita antara lain :
- Pemantauan Asi Eksklusif
- Pemberian PMT Penyuluhan
- Pemberian PMT Pemulihan untuk balita gizi buruk dan gizi kurang
- Pemberian Obat Cacing
- Konseling/Penyuluhan PMBA pada ibu balita
- Kelas Gizi