iklan

#KeSekotongAja,Bukan Tagar Biasa..

#KeSekotongAja resmi Di Lounching Bupati Lombok Barat di Hotel Cocotinos Sekotong.Jum'at (06/11/2020).


Kimsekotong.com, Jum'at 6 November 2020-
"Di Sekotong ini,kita menemukan semua hal yang terkait dengan eksplorisme.Maka tidak salah Tuhan menciptakan Sekotong dalam keadaan "tersenyum'," Puji Bupati Lombok Barat,H. Fauzan Khalid,S.Ag,M.Si,ketika Melounching #KeSekotongAja, di Hotel Cocotinus Sekotong.Jum'at (6/11/2020).


"Banyak sekali destinasi pariwista di Lombok Barat khususnya, di NTB bahkan dunia, dan di Kabupaten Lombok Barat sendiri, kurang lebih sekitar 60 destinasi wisata yang ada.
Dan hampir 40 persennya destinasi berbasis wisata bahari,dan sebagian besar ada di Sekotong,"lanjut Fauzan Khalid dalam kata sambutannya.


"Dan siapapun yang nantinya berkunjung ke destinasi pariwisata Sekotong ini, tidak ada yang bisa membantah dengan keindahan destinasi pariwisatanya,termasuk keindahan bawah lautnya," kata Fauzan.


"Belum lagi", lanjutnya,"Bangko Bangko yang luar biasa indahnya yang memberikan sensasi bagi siapapun yang mengeksplor termasuk Mekaki, Blongas dan lainnya,"ujar Bupati Fauzan Khalid.


Pujian yang sama juga di sampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Barat,H.Saepul Ahkam.

Dalam pemaparannya tentang keindahan potensi yang dimiliki Sekotong. Menurut Ahkam,untuk menikmati pantai, sunset dan gemerlap malam, bisa datang ke Senggigi.Namun jika memilih untuk menikmati  panorama bukit, pulau-pulau kecil (gili), water-sport tourism dan wisata bawah laut sebagai atraksi, maka pilihannya hanya satu (di Lobar),yaitu Sekotong.


“Panjang garis pantai hingga 96 km didominasi pasir putih, keindahan bawah laut dengan segala jenis coral maupun spesies atau biota-biota laut di dalamnya dan kesunyian serta keheningan yang di Sekotong ini.Nah, inilah yang kita gaungkan dengan hashtag #KeSekotongAja,” papar mantan Kabag Humas dan Protokol Lobar ini.


Mengingat begitu besarnya potensi wisata yang ada di Kecamatan Sekotong,di perlukan kebersamaan semua pihak untuk mengolah dan memperkenalkannya kepada dunia.
Salah satunya adalah melalui sebuah tagar atau hastag.


Dikatakan Fauzan, melaunching sebuah hashtag ini intinya mengajak siapapun di permukaan bumi ini untuk mengenal Sekotong, untuk memahami Sekotong, untuk mengeksplore Sekotong dan menikmati sebuah keindahan di Sekotong.


Oleh karena itu, untuk lebih memperkenalkan Sekotong, Fauzan Khalid melaunching sebuah hashtag,#KeSekotongAja. Hashtag itu, katanya, adalah kalimat sederhana pendek namun bisa mendunia.


Dengan dilaunchingnya hashtag #KeSekotongAja diharapkan akan lebih banyak lagi wisatawan yang datang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Lobar H.Saepul Akhkam menyebut hashtag merupakan cara promosi kawasan yang berbeda-beda termasuk dengan hashtag-nya, untuk menunjukkan identitas, keunikan apa yang akan dipasarkan dan kepada siapa dia akan dipasarkan.


“Jika di Senggigi kita menggaungkan #AyoKembaliKeSenggigi, itu untuk mengembalikan memori orang tentang kemegahan pariwisata di Senggigi di era tahun 90-2000an. Kemudian hari ini kita beralih ke Sekotong, Sekotong ini mempunyai keunikan, punya kekhasan yang tidak dimiliki kawasan-kawasan lain di Lobar, jadi kenapa kemudian #KeSekotongAja, supaya orang hanya memiliki orientasi destinasi itu hanya tunggal sifatnya, terhadap keunikan yang dimiliki Sekotong,” imbuhnya.





Belum ada Komentar untuk "#KeSekotongAja,Bukan Tagar Biasa.."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel