Anggota DPRD Lobar Abu Bakar Abdullah,Sediakan "Berugak"Sebagai Sarana Belajar dan Nongkrong Bagi Warga. -->

Anggota DPRD Lobar Abu Bakar Abdullah,Sediakan "Berugak"Sebagai Sarana Belajar dan Nongkrong Bagi Warga.

Kim Sekotong
Sabtu, 07 November 2020

Seorang mahasiswi tengah belajar UTS online di berugak yang terdapat di Dusun Gawah Pudak Desa Sekotong Barat.


Kimsekotong.com-"Berugak"atau Gazebo merupakan bangunan tradisional Suku Sasak Pulau Lombok-NTB.
Berugak secara historis maupun filosofis memiliki fungsi yang beragam.Yaitu sebagai tempat menerima tamu,tempat berdiskusi,dan bermusyawarah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sosial kemasyarakatan.


Menurut Abu Bakar Abdullah,SE,anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dari Dapil 2 (Kec.Lembar-Kec.Sekotong),berugak merupakan salah satu media pembelajaran yang cukup efektif untuk mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan maupun sikap dari narasumber kepada warga belajar.


Dengan dasar pemikiran yang demikian,Politisi PKS ini membuatkan puluhan berugak kepada warga di Dusun Gawah Pudak Desa Sekotong Barat Kecamatan Sekotong.
Selain sebagai tempat belajar,berugak tersebut juga layak menjadi tempat melepas lelah bagi para pengunjung Pantai Tembowong,karena 11 berugak tersebut persis berada di pinggir pantai dengan view mengarah ke Desa Wisata Gili Gede Indah.



"Yang pertama kita harus bersyukur atas amanat yang Allah SWT berikan selaku wakil rakyat.Sebagai wujud rasa syukur dalam menjalankan amanat ini,adalah dengan banyak mendengar apa yang menjadi aspirasi masyarakat.Selain itu,kita harus dapat mengidentifikasi potensi yang dimiliki oleh masing-masing wilayah, antara lain potensi potensi persoalan yang dihadapi masyarakat, potensi sumber daya alam serta potensi sumber daya manusia yang dapat menjadi alternatif jawaban atas persoalan yang dihadapi,"terang Abu Bakar Abdullah,ketika di konfirmasi KIM Sekotong usai menyerahkan bantuan Berugak tersebut kepada Kepala Dusun Gawah Pudak,H.Suhandi Nur.Rabu(04/11/2020).


"Hari ini,Rabu (04/11) menerima kunjungan dari Bapak Dewan Abu Bakar Abdullah SE,dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lobar,dalam rangka silaturrahmi dan serah terima bantuan berugak kuliner Dusun Gawah Pudak,"tulis Haji Andi melalui akun media sosialnya.


Kadus Gawah Pudak juga menyebutkan bahwa berugak tersebut merupakan penunjang sarana pariwisata yang akan di buka di dusunnya.
"Akan kami jadikan tempat wisata,dan berugak tersebut
alhamdulillah sangat membantu masyarakat yang ada khususnya di Dusun Gawah Pudak,"ucap Suhandi Nur.


Di akui oleh wakil rakyat dan juga pelaku pariwisata ini,bahwa salah satu potensi yang terdapat di Kecamatan Sekotong adalah sektor pariwisata.
"Oleh karena salah satu potensi yang menjanjikan di wilayah Sekotong saat ini maupun yang akan datang adalah sektor pariwisata.Maka perlu pemikiran yang kreatif,bagaimana  pariwisata ini harus tumbuh dan berkembang terutama pada masa pandemi covid 19 ini.Dan masyarakat menjadi garda terdepan dalam pembangunan tersebut,"imbuhnya.


"Dalam rangka menyiapkan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas untuk mengelola potensi sumber daya alam,"lanjut Abu Bakar," maka dalam konteks kepariwisataan, diperlukan media pembelajaran,baik secara formal maupun informal,"urai Tokoh Asal Desa Gili Gede Indah ini. 


"Maka berugak secara historis maupun filosofis merupakan salah satu media pembelajaran yang yang cukup efektif untuk mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan maupun sikap dari narasumber kepada warga belajar,"tutup Pengelola Thamarinland Resort Gili Gede Indah tersebut. 



"Program ini sebagai tahap awal untuk pengembangan spot destinasi wisata baru dalam mengembangkan potensi sumberdaya alam pesisir yang terintegrasi dengan pengembangan wisata kuliner, dengan mengolah  hasil tangkap nelayan  yang bisa berdekatan dengan potensi pasar, salah satu segmennya adalah wisatawan yang datang untuk mengunjungi kawasan tersebut khususnya view sunset,"tutupnya.


"Tempatnya sangat nyaman,tenang dan cocok untuk tempat belajar.Perlu ada penambahan sarana belajar lainnya seperti wifi gratis untuk warga,"harap Ana,seorang mahasisiwi yang tengah belajar secara daring di salah satu berugak.(sid).