Kedua Orang Tua Ingin Rizal Tetap Sekolah. -->

Kedua Orang Tua Ingin Rizal Tetap Sekolah.

Kim Sekotong
Jumat, 16 Oktober 2020

Rizal dan kedua istrinya,Mariani dan Fitriani.


Kimsekotong.Com,-Kedua orang tua dari Ahmad Rizal yakni pemuda asal Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, yang tengah viral karena menikahi dua pujaan hatinya sekaligus dalam waktu yang hampir bersamaan,sangat berharap agar anak dan menantunya tetap sekolah meski telah menikah. 


"Saya ingin anak saya ini tetap bisa sekolah. Saya sanggup biayai sampai bangku kuliah. Masalah biaya kehidupan Rizal saya sanggup. Saya juga sanggup biayai kedua istrinya," kata Ayuni (37 th) sebagaimana di kutip dari beberapa media dan di benarkan juga oleh Babinsa Desa Cendi Manik,Asikin dan Babinkamtibmas,Saepul.


Asikin menceritakan Saat ditemui di kediaman orang tua Rizal yang beralamat di Dusun Sayong Batu Bangke, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Rabu (14/10),Nurminah,ibu dari Rizal juga berharap agar anaknya tak putus sekolah meski sudah menikah. Bagaimanapun caranya, kata Nurminah, anaknya harus melanjutkan pendidikannya bahkan sampai bangku kuliah. 



"Bagaimanapun harus tetap sekolah. Mudah-mudahan saja pihak sekolahnya memberikan kelonggaran agar anak saya tetap bisa sekolah. Walaupun sudah beristri dua,"ujar Nurminah.


Di sebutkan bahwa Rizal merupakan salah satu Siswa yang bersekolah di salah satu SMA di Kecamatan Gerung. Sedangkan Fitriani merupakan siswi kelas 2 di salah satu SMAN di Kecamatan Lingsar. Sedangkan Mariani, istri kedua Rizal, juga duduk di bangku kelas 2 di Madrasah Aliyah Darul Qur'an Wal Hadist Dusun Telage Lebur, Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat. 


Rizal mempersunting Fitriani dengan maskawin Rp 2,5 juta.Sedangkan kepada Mariani,Rizal yang merupakan anak tertua dari 3 bersaudara ini memberikan maskawin sebesar 1 juta.


"Saya mengaku pasrah dengan takdir yang diterima anak saya itu. Bagaimana tidak, selama menikahi dua gadis itu, biaya yang dikeluarkan keluarga kami mencapai Rp 50 juta,"tutur Ayuni yang sehari hari bekerja sebagai petani tersebut.