Tembakau Kastruri Long-Longan,Tembakau Legendaris Sekotong. -->

Tembakau Kastruri Long-Longan,Tembakau Legendaris Sekotong.

Kim Sekotong
Minggu, 27 September 2020



Kimsekotong.com,-Aromanya yang harum,dengan warna kuning ke emasan,serta rasa yang nikmat bak rasa tembakau yang terdapat pada rokok merek terkenal.
Tembakau jenis Kasturi atau tembakau rajang Long-longan,
memang sudah terkenal sejak puluhan tahun silam.
Dan bertani tembakau,sudah di lakukan secara turun temurun oleh ratusan kepala keluarga yang terdapat di 5 dusun di puncak bukit sekotong ini.

Terdapat sekitar 50 hektar lahan kering di Dusun Long-longan,Mulejati, Montong Galih,Telor Jago Dan Dusun Lendang Bontong Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Lombok Barat.
Lahan tersebut di tanami tembakau oleh para petani.Tembakau memang tumbuh sangat baik pada musim kemarau.
"Pada awal tibanya musim kemarau,para petani di sini sudah mulai menyemai benih atau bahkan beli benih tembakau dari luar desa,"kata Lalu Wiredarme,salah seorang petani tembakau Dusun Mulejati.
Setelah tumbuh besar,benih benih tembakau tersebut kemudian di pindah tanam di lahan lahan yang ada di daerah ini.
Tembakau memang tumbuhan yang tergolong tahan terhadap kekurangan air serta cocok tumbuh di lahan kering dengan hawa yang sejuk.
"Hanya pada awal di tanam saja kami menyiram tembakau,setelah itu insya allah akan tumbuh baik meski tidak di siram lagi,"sambung mantan ketua BPD Desa Sekotong Tengah ini.
Setelah tumbuh,petani akan mulai panen pertama kali ketika tembakau berusia 2 hingga 3 bulan.Sekali masa tanam,petani dapat memetik daun tembakau atau panen 4 hingga 5 kali.
"Sejak awal bulan Agustus para petani di sini sudah mulai panen,hingga kira kira menjelang akhir bulan oktober,"lanjutnya.
Dalam sekali masa tanam tembakau,para petani dapat menghasilkan puluhan bal tembakau.
Satu bal terdiri dari 20 tumpi atau segulung tembakau dengan ukuran 30 cm x 120 cm.1 tumpi/ gulung tembakau di jual dengan harga 50rb.
"Belum ada pembinaan di bidang sistem distribusi ataupun pengolahan tembakau di sini.Yang kami lakukan hanya dengan cara manual dengan alat se adanya dan hasilnya pun akan di jual secara langsung ke pengepul atau secara eceran,"ucap Ismail,petani tembakau lainnya.