iklan

Pandangan Bupati Tentang Industri Pariwisata Di Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat,H.Fauzan Khalid. 


Kimsekotong.com-Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid tidak hanya mendukung langkah Dinas Pariwisata dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia,tetapi juga mengapresiasi kegiatan yang menurutnya strategis khususnya untuk mereka yang bekerja dalam industri travel.

"Mudah-mudahan kegiatan ini akan berlangsung sampai akhir tahun anggaran untuk jasa pariwisata.
Kita berharap agar usaha ini mendatangkan keberhasilan dan memajukan industri pariwisata di tengah pandemi Covid-19 ini,"ucap bupati Lobar. 

Bupati juga memberikan beberapa catatan untuk kemajuan pariwisata Lombok Barat. Pertama, pariwisata basisnya kebersamaan, kemudian pariwisata berintegrasi yang pada akhirnya memberikan keberlanjutan bagi industri pariwisata.

"Karena memajukan pariwisata butuh kerjasama, satu kata, dan semua yang di sampaikan itu positif tidak boleh beda," tambahnya. 

Bupati mencontohkan seperti yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi. Setiap yang keluar di kabupaten itu tidak ada yang negatif dari masyarakat. 

"Cara pandangnya itu dari sisi positif sehingga memberikan optimisme, memberikan energi untuk masyarakat," kata Fauzan.

Sehingga, lanjutnya, pelaku jasa industri pariwisata harus secara bersama-sama memperbaiki yang kurang dan yang buruk.
"Posisi Lombok Barat sekarang sama dengan daerah lain bahkan negara lain karena berada di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, saya kembali mengajak pelaku industri pariwisata untuk kembali normal dan bisa lebih maju dari sebelumnya. Segala usaha mari kita sama-sama lakukan. Kami di Pemda Lombok Barat sendiri akan terus melakukan evaluasi serta perbaikan untuk menjadi yang lebih baik," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan H. Fauzan Khalid, Bupati Lombok Barat, saat membuka secara resmi Workshop Biro Travel tingkat dasar bagi karyawan di bawah naungan asosiasi perusahaan perjalanan Indonesia (ASITA), asosiasi perusahaan penjual tiket penerbangan Indonesia (ASTINDO), dan asosiasi pelaku pariwisata Indonesia (ASPPI), bertempat di Hotel Jayakarta, Senggigi, (7/9).

Belum ada Komentar untuk "Pandangan Bupati Tentang Industri Pariwisata Di Lombok Barat. "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel