Korban Tewas Gantung Diri Di Dusun Pandanan,Berhasil Di Identifikasi. -->

Korban Tewas Gantung Diri Di Dusun Pandanan,Berhasil Di Identifikasi.

Kim Sekotong
Jumat, 18 September 2020

 


Kimsekotong,-Jum'at 18 September 2020.Penemuan korban gantung diri yang di ketahui berjenis kelamin laki laki ditemukan dalam keadaan meninggal dunia  di Dusun Persiapan Aik Semin Pandanan Desa Sekotong Barat Kec.Sekotong Kab.Lombok Barat sekitar pukul 06.30 wita.

Saat ini jenazah  sudah di lakukan identifikasi oleh unit Identifikasi Polres Lombok Barat dan Pihak Puskesmas Sekotong serta Pelangan.Jenazah sudah langsung di evakuasi ke rumah duka di Dusun Ketirek Desa Jembatan Gantung Kec.Lembar.

Dari hasil identifikasi,korban di ketahui bernama I KETUT SUPARSA alias Tut De,berusia sekitar 42,bertempat tinggal di gubuk bali Dusun Ketirek, Desa Jembatan Gantung Kec. Lembar Kab. Lombok Barat


Di ketahuinya kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat setempat melalui postingan media sosial.bahwa telah ditemukan mayat bergantungan di pohon gol.

Di ceritakan oleh warga bahwa sehari sebelumnya yakni Hari kamis tanggal 17 sept 2020 , saat itu korban hendak berkunjung kerumah M.Saleh (55 th) Sekitar pukul 14.30 wita.Korban nyasar dan bertanya kepada salah seorang warga  atas nama Muntaha (45 th),kemudian Muntaha langsung menghubungi keluarga korban yang hendak dituju.Setelah itu korban bertemu dengan keluarganya yang hendak dicari tersebut , dan korban tumben bertemu dengan a.n M. SALEH tersebut, dan korban diajak kerumah nya M. SALEH,  dan terakhir 

M. SALEH bersama dengan korban sekitar pukul 17.00 wita, setelah itu sejak pukul 17.00 wita Sdr. M. SALEH tidak menemukan lagi korban, dan pada malam harinya berusaha mencari korban namun tidak ketemu , setelah pagi hari sekitar pukul 06.30 wita, M. SALEH mendengar warga ribut ada yang gantung diri, setelah di cek ternyata korban adalah Ketut Suparsa.

Korban pertamakali Ditemukan oleh Sumiatun(39 th) yang selanjutnya melaporkan kejadian kepada  kadus, dan mengecek kebenaran informasi dan benar ada yang gantung diri.  setelah di lakukan pemeriksaan oleh Dokter puskesmas pelangan tidak di temukan tanda-tanda kekerasan, korban murni gantung diri sesuai dengan hasil pemeriksaan yaitu :

1. Lidah terjulur dan tergigit

2. Tangan mengepal

3. Kelamin mengeluarkan sperma / air mani.Dan korban di perkirakan gantung diri sekitar 7 jam yang lalu. 

Sementara itu Kapolsek Sekotong,Iptu I Kadek Sumerta,SH,yang di hubungi membenarkan kejadian tersebut. 

"Saat ini kami sedang di TKP,"kata Kapolsek melalui pesan singkatnya. 

Dengan kejadian tersebut pula memerintahkan jajarannya untuk

mengecek TKP,Melakukan identifikasi ,Membawa mayat kerumah duka, Mengambil keterangan saksi saksi yang mengetahui kejadian tersebut,Berkoordinasi dengan Kepala dusun serta Melaporkan kepada pimpinan. 

Atas kejadian tersebut Pihak keluarga sudah menerima atas meningalnya korban, dan atas persetujuan pihak keluarga korban langsung di evakuasi kerumah duka.