Kompetensi Keahlian Baru APHP SMKN 1 Sekotong,Budidayakan Lele Dengan Sistem Bioflok. -->

Kompetensi Keahlian Baru APHP SMKN 1 Sekotong,Budidayakan Lele Dengan Sistem Bioflok.

Kim Sekotong
Selasa, 15 September 2020

Plt.Kepala SMKN 1 Sekotong Kab.Lombok Barat saat meninjau kolam budidaya lele dengan sistem biofonik.Selasa (15/09/2020).


Kimsekotong.com,-Agrobisnis Pengolahan Hasil Perikanan atau APHP merupakan salah satu komptensi keahlian baru yang di kembangkan di SMKN 1 Sekotong (Smaksas) Kabupaten Lombok Barat.
Demi menunjang jurusan APHP tersebut,pihak sekolah mengembangkan budidaya ikan lele dengan menggunakan sistem bioflok yang nantinya akan di gunakan sebagai tempat praktek para siswa. 

"Kegiatan budidaya ini merupakan salah satu tahapan dan upaya dalam pengadaan input awal sebagai bahan baku dalam proses pengolahan hasil perikanan. Dimana dengan adanya ketersediaan bahan baku perikanan yang segar, diharapkan kualitas dan kuantitas hasil olahan perikanan yang diproduksi akan semakin baik,"tutur Plt.Kepala SMKN 1 Sekotong,Sulman Haris,M.Pdi.

Menurut Sulman Haris ketika menemani tim Survey  APHP ke kolam lele tersebut,Selasa (15/09/2020) bersama Humas SMK Negeri 1 Sekotong ke lokasi praktik siswa,ia menjelaskan bahwa kolam yang digunakan berupa kolam bundar berdiameter 2 meter dengan ketinggian 1 meter.

"Perencanaan kegiatan praktik siswa/i yang di programkan adalah kegiatan budidaya ikan lele menggunakan sistem bioflok dengan kepadatan 2500 ekor/kolam," jelas Plt. Kepala sekolah yang juga ketua DPW AGPAII (Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam) Provinsi NTB ini.

Pada kesempatan yang sama,Ardyen Saputra, S.Pi.,M.Si,Kepala program APHP yang ikut memfasilitasi pembuatan kolam biofonik tersebut mengatakan, bahwa produk yang di hasilkan dari budidaya ikan lele memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

"Terkait pemasaran pak, kita masih mengandalkan pengepul yang nota benenya masih harga di dominasi oleh mereka dan insya Allah masalah pemasaran kita bersama-sama akan membuat dan membuka pasar,baik dalam bentuk olahan lele maupun lele segar,"ujar Ardyen Saputra.
"Tetapi menurut saya"lanjutnya" dengan adanya kegiatan budidaya lele ini, setidaknya kita bisa memiliki produk yang memiliki nilai jual,"harapnya. 

"Terkait pemasaran,maka hasil budi daya lele ini akan di oleh menjadi berbagai jenis produck seperti krupuk ikan lele,  naget dll,"ujar Plt.Kepala SMKN 1 Sekotong menambahkan.(sid).