Bupati Lobar Menyebutkan,Tugas Guru Makin Berat Di Masa Pandemi Covid 19. -->

Bupati Lobar Menyebutkan,Tugas Guru Makin Berat Di Masa Pandemi Covid 19.

Kim Sekotong
Senin, 24 Agustus 2020

Bupati Lombok Barat ketika membuka raker Kepala SD dan SMP Se Lobar Di Hotel Aruna Senggigi.Senin (24/03/2020).


Kimsekotong.com,-“Kepala sekolah tidak hanya dituntut untuk memberikan pemahaman secara personal atau internal pendidikan, namun juga diminta berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyakit yang tidak bisa dilihat oleh kasat mata, Covid-19,” ujar Bupati Lombok Barat,H.Fauzan Khalid,S.Ag,M.Si.

Pernyataan tersebut di sampaikannya di hadapan 221 Kepala SD dan SMP se Kabupaten Lobar pada saat rapat kerja yang di gelar di Hotel Aruna Senggigi.Senin (24/08/2020).

Bupati  Fauzan Khalid juga berpesan agar para guru tetap melakukan proses pembelajaran di masa pandemi covid 19.
“Kita harus tetap melakukan proses pembelajaran, tidak boleh berhenti,”pinta orang nomor satu di gumi Patut Patuh Patju ini.

Dengan adanya wabah covid 19,ia pun meminta agar para kepala sekolah dapat merumuskan proses pembelajaran secara kreatif,salah satunya dengan membentuk kelompok belajar."Di sinilah kita diuji kreativitas kita dengan membentuk kelompok-kelompok belajar, proses pembelajaran itu tetap jalan," pungkasnya. 

Dikatakannya,selain tugas guru yang juga cukup berat dalam memotivasi anak-anak di tengah Pandemi Covid-19, guru juga diharapkan bisa membantu mensosialisasikan upaya pencegahan Covid-19 kepada masyarakat.

"Sekarang bukan saatnya kita berdebat, itu tugas kesehatan, bukan tugas kita. Tugas yang sudah diserahi amanat. Yang jelas saat ini hampir semua negara terkena bahkan di beberapa negara sangat ekstrim. Di Amerika berpengaruh besar dalam politik; di Kuwait terjadi pemotongan gaji; di Singapura, Malaysia, Cina, Thailand dan negara lainnya pertumbuhan ekonomi minus dua digit,” tutur bupati.

Sementara itu,Tajuddin, selaku ketua panitia rapat kerja, mengatakan hajat untuk melaksanakan raker untuk kepala Sekolah SDN dan SMPN di Kabupaten Lombok Barat.Tujuannya adalah untuk membantu pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan. Terlebih lagi, menurut Tajuddin, dengan keluarnya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 50 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Ketentraman dan Ketertiban Umum di Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lombok Barat, maka adalah perlu semua pihak termasuk para guru membantu mensosialisasikan perbup ini. 

"Kita ambil tema pada raker kepala SD dan SMP ini yaitu ‘Peran Aktif Kepala Sekolah Dalam Mengatasi Pandemi Covid-19 Dengan Tetap Mengedepankan Protokol Kesehatan Serta Mewujudkan Lobar Mantap dan Indonesia Maju’,"ujarnya. 

Selain bupati,hadir pada raker tersebut yakni Asisten III Setda Lobar, H. Mahyudin, Kepala Dinas Pendidikan Lombok Barat, HM Nasrun.(sid).