Pemuda Sekotong Tengah Kembangkan Hidroponik,Perkuat Pangan Keluarga Di Masa New Normal. -->

Pemuda Sekotong Tengah Kembangkan Hidroponik,Perkuat Pangan Keluarga Di Masa New Normal.

Kim Sekotong
Senin, 13 Juli 2020

Bertanam Sayur dengan sistem hidroponik di kembangkan di Desa Sekotong Tengah Kec.Sekotong Kab.Lombok Barat. 

Kimsekotong.com,- Seorang pemuda asal Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat,Mustafa,
mengembangkan usaha budidaya sayuran dengan sistem hidroponik di pekarangan rumahnya. 

Aneka jenis sayuran hijau seperti bayam,kangkung,sawi,cabai,tomat,dll,ia tanam pada sebuah instalasi perpipaan atau sistem hidroponik.Sistem budidaya sayuran tersebut,ia mulai sejak Bulan April 2020.

"Sudah lama sebenarnya saya belajar bercocok tanam dengan sistem hidroponik.Saya sempat belajar di beberapa tempat,"kata Mustafa,ketika di temui di kebun hidroponiknya yang terletak di Dusun Telaga Lebur Desa Sekotong Tengah.Minggu (12/07/2020).

Dengan menggunakan instalasi pipa,terdapat sekitar 400 lubang yang siap di tanami sayuran.Sebagai tempat untuk menaruh bibit sayuran yang telah di semai,Mustafa memanfaatkan sampah gelas air minum. 

Mustafa menuturkan, bahwa berkebun sayur dengan sistem hidroponik cukup mudah untuk di kembangkan.
"Sangat mudah untuk di kembangkan,karena tidak butuh tempat yang luas.Dengan menggunakan pipa atau ember bekas,kita sudah bisa menanam sayuran,"kata pria yang juga merupakan guru madrasah di Ponpes Darul Qur'an Wal Hadist.

Selain itu,untuk media tanam dengan sistem hidroponik tidak menggunakan tanah.Melainkan menggunakan media air yang telah di campur dengan berbagai nutrisi tanaman.

"Cukup menggunakan air dengan kadar tertentu yang telah di campurkan dengan nutrisi,"ucapnya.

Dari hasil bertani sayuran dengan sistem hidroponik tersebut,Mustafa menyebutkan masih dalam proses pengembangan.Di mana pada masa tanam pertama,ia telah berhasil memanen sayuran dan telah di pasarkannya.

"Alhamdulillah,pemasarannya cukup bagus,bahkan para pembeli datang sendiri untuk memetik sayurnya,"kata pemilik usaha Tofa Hidroponik tersebut.

"Cuma kami masih butuh pembinaan di dalam pengemasan atau packing produk,"tambah dia lagi.(sid).