Cerita Para Penyelam,Mencari Korban Hingga Ke Dalam Goa Bawah Laut Pantai Mekaki -->

Cerita Para Penyelam,Mencari Korban Hingga Ke Dalam Goa Bawah Laut Pantai Mekaki

Kim Sekotong
Senin, 06 Juli 2020

Para penyelam lokal yang membantu proses pencarian korban terseret ombak pantai mekaki. 

Kimsekotong.com,-Hingga hari kelima,Minggu (5/7),sejak di kabarkan hilang terseret ombak Pantai Mekaki Sekotong,pada rabu (2/7).
Korban atas nama M.Ridwan Hafiz alias batin (17th),warga Desa Kedaro belum di temukan.

Berbagai upaya telah di tempuh oleh pihak keluarga untuk menemukan jasadnya.Dari meminta bantuan Tim Sar,hingga menggunakan jasa para penyelam lokal.

Sejumlah penyelam yang  biasa membantu proses pencarian korban tenggelam di pantai Selatan lombok,ikut di terjunkan.

"Kami sudah melakukan pencarian di hampir semua tempat yang di duga jasad korban tersangkut.Tapi hingga hari ini belum di temukan,"kata Harianto,penyelam asal Dusun Kombang Desa Buwun Mas.

Herianto bersama 6 orang temannya,
membantu proses pencarian korban dengan cara menyelam,menyusuri dasar lautan serta memasuki ruang ruang goa di dalamnya.

Selama proses pencarian korban di dasar laut,ia menyebutkan belum ada tanda tanda atau firasat akan di temukan jasad korban yang masih berusia muda tersebut.

"Biasanya jika ada tanda tanda korban akan di temukan,ada perasaan berbeda yang kami rasakan.Seperti ada rasa dingin atau perasaan lainnya.Tetapi selama pencarian korban,kami merasa biasa-biasa saja,"tutur penyelam lainnya.

Sementara itu menurut penuturan penyelam berikutnya,ia menandaskan  bahwa kebanyakan korban terseret ombak atau tenggelam,paling lama akan di temukan pada hari ke empat.

"Korban biasanya akan mengambang pada hari ke empat,jika organ perutnya tidak terluka.Tetapi jika perutnya terdapat luka,korban akan tenggelam,"ucapnya.

Selama menjalani profesi sebagai penyelam di dasar laut Selatan lombok,para penyelam tersebut sering menemukan keanehan.Dari menemukan bangkai kapal,ikan ikan besar,hingga makhluk mahkluk aneh lainnya.Namun mereka mengatakan,belum pernah menemukan kerangka manusia di dalam lautan.

"Seumur umur saya menyelam,belum pernah saya menemukan kerangka atau tengkorak manusia di dasar laut.Tetapi kalau bangkai kapal,bangkai ikan,sering kami temukan.Mungkin ini pertanda,
bahwa bangkai manusia itu selalu ada yang memeliharanya,"kata Harianto.

Hingga pada hari ke lima,Tim Sar masih terus melakukan pencarian.(sid).