Dengan Maskawin Sepasang Sandal Jepit Dan Air Putih Segelas,Pria Asal Lombok Nikahi Gadis Cantik. -->

Dengan Maskawin Sepasang Sandal Jepit Dan Air Putih Segelas,Pria Asal Lombok Nikahi Gadis Cantik.

Kim Sekotong
Minggu, 05 Juli 2020

Iwan Firman Wahyudi Dan Helmi Susanti,Pasangan yang menikah dengan maskawin sepasang sandal jepit dan segelas air putih.Jumat (03/07/2020).


Acara pernikahan pasangan pengantin di Pulau Lombok Nusa Genggara Barat pada tahun ini,betul betul spektakuler dan mengguncang jagat dunia Maya.
Setelah beberapa pekan sebelumnya,
Seorang pria asal Dusun Bakong Dasan Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat,viral setelah menikahi dua gadis pujaannya sekaligus dalam satu malam.Serta pernikahan Untung Jayadi (seorang penyandang disabilitas) menikahi gadis cantik pujaannya.

Kedua informasi tersebut telah di share ribuan kali di berbagai media sosial,dan mendapatkan ratusan ribu like dan komentar. Saking hebohnya, media nasional pun turut menurunkan laporannya.

Kehebohan pernikahan pengantin di Pulau 1000 Masjid ini,masih belum berakhir. Baru baru ini,Jum'at (03/07/2020),nama Iwan Firman Wahyudi, warga Dusun Sendong Sekeq Desa Braim, Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah,menjadi viral setelah menikahi Helmi Susanti, dengan maskawin sepasang sandal jepit merk sky way,dan segelas air putih.

Walaupun pada awalnya   pihak mempelai perempuan meminta mahar senilai  Rp 40 juta.Namun karena  dirasa berat,sang mempelai perempuan meminta maskawin sebuah sandal jepit sehargaRp 10 ribu, dan segelas air putih yang tentunya gratis.
“Itu dah, jadi mas kawin saya,” kata Helmi Susanti.

Acara pernikahan pasangan ini berlangsung  usai Salat Isya,di kediaman mempelai laki-laki.Akad nikah di hadiri sekitar 50 orang.

Perkenalan pasangan ini di mulai dari media sosial Facebook sejak beberapa bulan lalu. Mereka bertemu dan pacaran sekitar dua minggu.Kemudian mereka memutuskan untuk menjadi pasangan suami istri.

Helmi Susanti (20 th),merasa bahagia menikah dengan Iwan Firman Wahyudi (24 th), meski dengan mahar yang sangat sederhana.

Hal ini menunjukkan kepada semua kita,bahwa pernikahan itu tidak meski berbiaya mahal.Asalkan saling mencintai,sandal jepitpun akan menjadi catatan sejarah kesetiaan yang abadi sepanjang zaman.

Karena sepasang sandal jepit menggambarkan tugas dan fungsi yang berbeda,tetapi harus mampu melindungi serta melangkah seiring sejalan, menuju tujuan bersama yang di dambakan.
Samawa ya! (Sid).