Radimah,Guru Ngaji Berkebutuhan Khusus Yang Tak Pernah Mengeluh. -->

Radimah,Guru Ngaji Berkebutuhan Khusus Yang Tak Pernah Mengeluh.

Kim Sekotong
Sabtu, 13 Juni 2020

Radimah (49 th) Guru ngaji berkebutuhan khusus asal Desa Taman baru Kec.Sekotong Kabupaten Lombok Barat. 


Kimsekotong.com-Sejak berusia sekitar 12 tahun,Radimah (49 th),warga Dusun Kelep Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat ini,mengalami kelumpuhan.

Akibat penyakit yang di deritanya, Radimah hanya bisa duduk bersila dirumahnya.Ia keluar hanya  pada saat-saat tertentu,
seperti melaksanakan sholat jumat,sholat tarawih dan hari-hari besar islam.Itupun hanya ke masjid saja. 

Diluar itu,Radimah hanya menghabiskan waktunya dirumah saja,yaitu mengajarkan anak-anak mengaji disekitar
lingkungannya.Meski dalam kondisi kekurangan (Lumpuh),ia tetap semangat membagi ilmunya yang ia dapatkan dari guru ngajinya dulu. 

Radimah adalah sosok yang patut di tiru,karena di tengah keterbatasan yang menyelimuti dirinya,ia sosok yang tak mudah menyerah, apalagi mengeluh. 

Penyakit yang ia derita sejak masih remaja tersebut pernah membuatnya mengeluh dalam menjalani hidupnya. ia hanya bisa pasrah dengan keadaan dan bersyukur dengan keadaan meski dalam hari-harinya penuh dengan kekuranga.Namun ia tetap berjuang mengajar anak-anak mengaji, membagi ilmu yang ia miliki. 

Sehari-hari anak didiknya datang ke rumah Radimah untuk belajar mengaji.Radimah mulai mengajar dari pukul 15.30 wita hingga 18.30.Usai sholat asar hingga menjelang magrib.Ada sekitar 36 anak yang belajar mengaji di rumahnya. 

"Walaupun pak guru kami punya kekurangan fisik,tapi beliau tetap semangat mengajar kami mengaji,"ungkap Moh.Ilham salah satu muridnya.

Radimah sehari-hari tinggal bersama saudaranya di gubuk tuanya.Di tempat anak-anak mengaji sekaligus ia jadikan sebagai tempat tidur.

Radimah dulunya pernah beristri, sekita 20 tahun yang lalu.Tetapi Isterinya meninggalkannya beserta anaknya.

"Mungkin karena keadaan yang membuat isteri saya pergi meninggalkan saya,"Cerita Radimah kepada awak media KIM Sekotong, Munahir. 

"Saudara-saudaku, hari ini saya berbagi kisah penuh Ispiratif kepada pembaca.Kisah nyata yang saya angkat dan kebetulan guru ngaji ini adalah tetangga saya.
Kiranya jika ada lebih rezeki,mari bebagi dan datang langsung ke tempat kediamannya,untuk melihat keadaannya.Terima Kasih",tulis Naher.