iklan

Penulis Buku Ini Bernama Si Udin.


Menulis buku atau menjadi seorang penulis buku,jarang yang menyebutnya ketika di tanya orang,apa cita-citamu ?.
Yang paling banyak di sebut adalah menjadidokter,guru,tentara,polisi,perawat,bidan,pramugari atau menjadi orang sukses.
Tetapi menjadi penulis buku?
Pernahkah ada.

Di tengah era globalisasi yang serba mudah dan praktis ini,justru tidak di imbangi dengan minat menulis dan minat baca yang meningkat.

Kalau menulis status di media sosial,banyak!
Membaca informasi hanya judulnya saja,kemudia di share,sayang tidak di baca.

Adalah Syamsudin,mungkin orang pertama yang menulis buku dan berhasil di terbitkan.Sosok penulis ini berasal dari Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.

Pemuda kelahiran Dusun Serero,nun jauh di puncak bukit sekotong.Udin lahir pada tanggal 26 Agustus 1990.Dari pasangan petani bernama Amaq Isim (Alm) dan Inak Isim.

Dua buah bukunya dengan judul Prophetic Leadership Umarain (merupakan tesis S2 ) di UIN Maulana Malik Ibrahim,Kota Malang Provinsi Jawa Timur,pada Jurusan Manajemen Pendidikan Islam.Sedangkan Cinta Gadis Desa,merupakan sebuah novel tentang kisah cinta penuh liku,sebelum pada akhirnya menemukan muaranya.
Kedua buku tersebut di terbitkan oleh penerbit CV.Karya Litera Indonesia,Tuban.
Syamsudin,M.Pdi, bersama keluarganya. 
Melalui bukunya,Prophetic Leadership Umarain,Si Udin ingin mengajak kita untuk menggali kembali konsep kepemimpinan dalam islam yang di contohkan oleh dua sosok pemimpin islam (khalifah) yang sukses membangun peradaban islam berkemajuan di zamannya.
Umar Bin Khattab dan Umar Bin Abdul Aziz (Umarain),Dua typical kepemimpinan gemilang,seketurunan namun berbeda zaman.

Buku setebal 194 halaman ini,mungkin terasa berat untuk di baca oleh kalangan tertentu,namun isi pesan yang di sampaikan dalam buku ini,teramat penting untuk di abaikan.

Apalagi di tulis oleh seoarang anak muda,bukan artis,bukan pula pesohor yang bunyi "kentut"nya saja akan di rekam dan viral di berbagai media massa dan media sosial.

Syamsuddin atau di kampungnya biasa di panggil Si Udin,hanya orang biasa,orang biasa yang ingin memberi arti luar biasa untuk menjaga literasi agar kata semakin punya arti.
(Bersambung....).




Belum ada Komentar untuk "Penulis Buku Ini Bernama Si Udin. "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel