iklan

Misniati,Perempuan Pendidik Inspirasi Dan Berprestasi Dari Ujung Barat Lombok .

Misniati,S.Pd,sosok pendidik berprestasi dari Kecamatan Sekotong Kab.Lombok Barat. 

Kimsekotong.com,-Tidak banyak perempuan yang mau berkiprah melakukan sebuah perubahan di kampung halamannya.Di tengah dominasi laki laki,perempuan di anggap sebagai pelengkap yang hanya mengurus dapur,sumur dan kasur.

Tetapi tidak bagi sosok perempuan satu ini.Namanya Misniati.Di dusunnya yang terpencil,yakni Dusun Labuan Poh Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.Misniati merupakan sosok perempuan pertama yang mengenyam pendidikan tinggi di dusunnya.Ia juga merupakan perintis lembaga pendidikan usia dini dan PKBM di ujung barat bumi sekotong.

"Nama saya Misniati,S.Pd,saya lahir di Labuan Poh pada tahun 1973,"tutur Misniati mengawali ceritanya kepada KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kec. Sekotong.Minggu (21/06/2020).

Pada sekitar tahun 1986,Setelah tamat pendidikan dasar di SDN Labuan Poh.Anak tertua dari 5 bersaudara ini melanjutkan pendidikannya di MTs.Nurul Hakim,Kediri Lombok Barat.Dia adalah satu-satunya anak perempuan yang pergi mondok di kampungnya saat itu.

Pada era 80-an,hanya anak anak dari kalangan tertentu yang bisa melanjutkan sekolah hingga keluar Kecamatan Sekotong.Misniati merupakan Putri dari H.Pajar Yamani,Kadus Labuan Poh di masa tersebut.Selama nyantri di Ponpes Nurul Hakim,banyak kisah sedih yang ia ceritakan, tentang bagaimana susahnya sekolah dahulu.

"Pokoknya sedih,sedih sekali untuk di ceritakan.Saat itu belum ada akses jalan seperti sekarang.Untuk pergi mondok,saya harus naik perahu dari Labuan Poh menuju Pelabuhan Lembar.Saya Berangkat subuh sampai di pelabuhan lembar,sekitar waktu magrib,"tuturnya dengan mata berkaca-kaca mengenang sejarahnya.

"Karena jarak labuan poh dengan Kediri sangat jauh,orang tua saya jarang mengantarkan "sangu" ke pondok.Jikapun di antarkan bekal hanya berupa jagung,ubi ataupun kacang.Tidak ada beras,"ucapnya.

Setamat bangku Tsanawiyah/setara SMP di Nurul Hakim,Orang tua Misniati tidak mengijinkan sang anak untuk melanjutkan ke jenjang MA/SMA.Ia pun merasa sangat sedih.Karena orang tuanya khawatir dan juga tidak ada biaya sekolah,Misniati harus memendam cita-citanya.

Seiring perjalanan waktu,ia menyelesaikan pendidikan kesetaraan Paket C,dan berkuliah di Universitas Terbuka Mataram.Tamat pada tahun 2012.

Kiprahnya sebagai pendidik di mulai pada tahun 2011,Putri pasangan H.Pajar Yamani dan Hj.Nurul Hidayah ini mendirikan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang bernama PKBM Qolbun Salim dan selanjutnya mendirikan lembaga pendidikan usia dini (PAUD) Permata Bunda Dusun Labuan Poh Desa Batu Putih.

Kiprahnya sebagai perempuan pendidik di daerah terpencil Kabupaten Lombok Barat,telah mengantarnya melanglang nusantara.Berbagai kegiatan pelatihan telah ia ikuti di
Jakarta,Bali,Surabaya,Batam,Bangka Belitung,dll.

Atas kiprah dan prestasinya tersebut,Ibu Guru Misniati diberikan penghargaan oleh Mentri Pendidikan dan Kebuadayaan RI,Prof.Dr.Muhadjir Efendy,sebagai juara 3 kategori pendidik pendidikan masyarakat daerah khusus dalam rangka apresiasi GTK Paud dan Dikmas berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional ke-13,di Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung pada bulan juni 2019.(sid).


Belum ada Komentar untuk "Misniati,Perempuan Pendidik Inspirasi Dan Berprestasi Dari Ujung Barat Lombok ."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel