Madrasah Memang Benar-Benar Butuh IT,Mengapa? -->

Madrasah Memang Benar-Benar Butuh IT,Mengapa?

Kim Sekotong
Rabu, 03 Juni 2020

Ust.Rafi'i,S.Pdi Kepala madrasah Aliyah Darul Qur'an Wal Hadist Dusun Telaga Lebur Desa Sekotong Tengah Kec.Sekotong Kab.Lombok Barat. 


Kimsekotong.com- Kebutuhan akan sistem Teknologi  Informasi Bagi Pondok Pesantren atau Madrasah mendapat sorotan dari beberapa anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat.(SuaraNTB.Com edisi 1 Juni 2020).

Dua anggota dewan asal PKB yakni Ust.Hamdi dan Hendra Haryanto, mengkritisi Pemda Lombok Barat yang di anggap menganak tirikan pondok pesantren atau madrasah,terutama dalam penyediaan sarana informasi dan teknologi di masa pandemi covid 19.

Kritikan dua wakil rakyat Lombok Barat tersebut, mendapatkan dukungan dari beberapa Kepala Madrasah di Kecamatan Sekotong. 
Salah satunya adalah Ust.Rafi'i,S.Pd,
Kepala Madrasah Aliyah Darul Qur'an Wal Hadist Desa Sekotong Tengah.

Rafi'i menyebutkan bahwa selama masa liburan  akibat wabah corona,ia harus menyiasati berbagai kendala yang di hadapi oleh para guru di madrasah yang di pimpinnya.

"Kita kekurangan media pembelajaran berbasis IT untuk belajar secara online,komputer yang terbatas hingga ketidak adaan jaringan internet,"ucapnya saat di temui awak media KIM Sekotong di ruangannya.Rabu (03/06/2020).
Meskipun demikian,di tengah kekurangan tersebut,ia bersama para guru tetap melakukan aktifitas belajar  mengajar meski dengan sarana seadanya.
Saat di tanyakan apakah madrasah merasa di anak tirikan oleh Pemda Lombok Barat,kepala madrasah yang juga merupakan ketua KKM MA ini menjawab diplomatis.

"Yahh,bisa dikatakan hampir di semua jenjang,baik pemeritah daerah hingga pemerintah pusat,perhatian kepada madrasah ini kurang begitu besar,saya tidak tahu mengapa,"ucapnya sambil bertanya.

Ia juga menyebutkan bahwa IT di masa pandemi covid 19 ini sangat penting,baik dalam bentuk penyediaan komputer hingga jaringan internet.

"Keberadaan IT saat ini sangat sangat penting,sebab di era globalisasi ini penguasaan terhadap Informasi dan Teknologi itu berguna agar madrasah bisa bersaing dengan sekolah sekolah negeri,"tuturnya.

Meskipun minim perhatian terhadap teknologi,madrasah menurutnya harus terus berusaha dan tidak patah semangat,sebab madrasah  telah berkomitmen untuk membantu mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Meskipun banyak kekurangan,kami di madrasah akan terus berusaha berbenah agar bisa menjadi lebih baik,dan bisa bersaing di era globalisasi,"kata Rifa'i.

Adanya kekurangan di bidang sarana dan prasarana Informasi dan Teknologi,merupakan tantangan tersendiri bagi madrasah yang berada di daerah pelosok Kecamatan Sekotong.

Terbatasnya komputer serta jaringan internet yang tak terjangkau,menjadi suatu tantangan mewujudkan lembaga pendidikan berbasis IT di kecamatan ujung barat Lombok Barat tersebut.(sid).