FebyEby,Penulis Buku Yang Akan Menduniakan Sekotong. -->

FebyEby,Penulis Buku Yang Akan Menduniakan Sekotong.

Kim Sekotong
Rabu, 17 Juni 2020

Feby bersama Kades Buwun Mas,Rochidi,S.Ip,(Kanan) bersama staf desa saat di undang ke kantor desa. 

Kimsekotong.com-Febrian Trisnayanti,
demikianlah nama asli dari penulis buku asal Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat.

Meski tinggal di daerah terpencil,namun tak menyurutkan tekad dara kelahiran Dusun Bengkang 13 Februari 2003 ini,untuk berkarya dan bercita-cita tinggi.Melalui 2 buah buku berjudul Seterang Bintang dan Misteri Warna Kehidupan,ia ingin bercerita dan menunjukkan pada dunia,
bahwa anak-anak pelosok pun ternyata punya karya.

Saat KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kecamatan Sekotong bertandang ke rumahnya,Selasa 15 Juni 2020.Awak media ini sempat tak percaya ketika di sambut sosok kecil,berjilbab dan pendiam yang tengah duduk di sebuah balai-balai kayu atau “berugak”.

Setelah terlebih dahulu meminta ijin untuk berwawancara dan mengambil foto dokumentasi.

“Saya suka menulis  sejak SD,saya sering  menulis puisi dan cerpen,”kata Feby, mengawali perbincangan.

Bersama sang paman dan juga kakak tertuanya,anak bungsu dari 3 bersaudara pasangan H.Ishak dan Hj.Sapiatun (Almarhumah) ini, menemani awak media KIM Sekotong berbincang-bincang tentang hobinya menulis.


“Saya mengidolakan Habiburrahman El-Shirazy,”ungkapnya saat di tanyakan siapa penulis idolanya.Kang Abik sapaan akrab Habiburrahman El-Shirazy,merupakan novelis indonesia yang terkenal dengan karya-karyanya seperti Ayat-Ayat Cinta,dan Ketika Cinta Bertasbih.
KIM Sekotong ketika mewawancarai feby di rumahnya,dusun bengkang desa buwun mas.Selasa (15/06)

Febrian Trisnayanti merupakan siswa yang pada tahun ajaran 2020/2021,akan naik kelas 3 di SMAN 1 Gerung.Sebagaimana lazimnya seorang pelajar,ia juga punya cita-cita menjadi dokter gigi .Karena itulah di sekolah,ia mengambil jurusan IPA.

“Loh,kok jurusan IPA,Mengapa tidak jurusan bahasa saja,agar searah sama bakat menulisnya feby ?,”tanya KIM Sekotong.

“Kan cita-cita saya itu ingin jadi dokter gigi,sekalian jadi penulis,”jawab pecinta coklat ini.

Kepergian  sosok  malaikat pelindung bagi gadis 17 tahun ini, merupakan suatu kehilangan yang sangat besar.Inak Tuannya,Almh.Hj.Sapiatun meningal dunia pada tahun 2018.Meskipun kehilangan sosok ibu yang sangat di sayanginya,tak membuatnya patah semangat.

Kecintaannya yang begitu besar pada sang ibu dan keluarga,dicurahkannya pada 2 buah buku : Seterang Bintang (Puisi )  dan Misteri Warna Kehidupan (Cerpen).

Kedua buku tersebut  di terbitkan  oleh penerbit CV.Intishar Publishing
Bumirejo,
Puring,Kebumen Jawa Tengah.
Buku tersebut di cetak pertama kali pada 1 Mei 2020.

“Sebuah kata yang mampu menciptakan bahagia,”demikian tertulis pada halaman buku seterang Bintang.Barangkali satu kata yang mampu menciptakan bahagia itu adalah kata “IBU”.

Sedangkan bagaimana ia memaknai kesehariannya,feby menulis dengan begitu indah pada buku keduanya,Misteri Warna Kehidupan.
”Apapun warna dan rasa kehidupan itu,nikmati,syukuri dan jalani,”demikian ia menuliskan isi hatinya.

(Resensi kedua buku tersebut akan di muat pada tulisan berikutnya,SETERANG BINTANG,UNTUK ALMARHUMAH IBUKU ).

 Atas karya luar biasa yang di torehkan oleh Febrian Trisnayanti tersebut,Kepala Desa Buwun Mas,Rochidi,S.Ip,memberikan apresiasi yang membanggakan.Saat sang penulis  pulang dimasa liburan sekolah,
Kades Buwun Mas mengundangnya bersilaturrahmi ke kantor desa,selasa (15/06/2020).

“Yang pasti apresiasi setinggi-tingginya untuk anak kami feby yang telah membuktikan,bahwa Buwun Mas tidak hanya memiliki potensi emas batangan,
tetapi juga potensi SDM bernilai emas.
Semoga dapat menjadi inspirasi bagi yang lain, dan muncul feby baru di Sekotong secara umum,”kata Rochidi,melalui pesan singkatnya.

Sebagai wujud dukungan pihak desa  akan membeli 20 eksemplar buku tersebut untuk di taruh di perpustakaan desa.

Apresiasi serupa juga diberikan oleh H.Abdul Majid,S.Hi,anggota DPRD Lobar yang juga menggeluti dunia tulis menulis.
Politisi PPP ini  menyebutkan, bahwa literasi merupakan suatu hal yang harus terus di dorong ,agar para generasi muda punya karya serta memiliki wadah.
H.Abdul Majid,S.Hi,anggota DPRD Lombok Barat saat menunjukkan 2 buah buku karya anak Desa Buwun Mas. 

“Kita sangat mengapresiasai ini,literasi menjadi hal yang sangat harus kita dorong.Dalam hal ini, Dikbud atau OPD terkait lainnya, harus  mengapresiasi  dan memeberikan ruang untuk kemudain bagaimana anak anak ini punya karya.
Karena pendidikan adalah salah satu daripada dasar ketika membangun sebuah peradaban.Selain itu perlu ada sebuah wadah kumpulan para penulia muda agar bisa maksimal dalam berkarya,”kata Abdul Majid saat di konfirmasi KIM Sekotong.

Dan tak lupa pula Abdul Majid ikut membeli beberapa eksemplar buku karya sang penulis belia tersebut. Setelah dua bukunya terbit,Febrian Trisnayanti berencana menulis sebuah novel.Semoga sukses.(sid).