Anggota DPRD Lobar Dapil Lembar-Sekotong,Tanggapi Positif New Normal Tourism. -->

Anggota DPRD Lobar Dapil Lembar-Sekotong,Tanggapi Positif New Normal Tourism.

Kim Sekotong
Rabu, 10 Juni 2020

Abu Bakar Abdullah,SE (PKS) dan H.Abdul Majid,SHi (PPP),anggota DPRD Lombok Barat Dapil 2 Kec.Lembar dan Kec.Sekotong.

Kimsekotong.com,-Dinas Priwisata Kabupaten Lombok Barat berencana memberlakukan New Normal Tourism. Rencana tersebut disampaikan melalui konferensi virtual yang berlangsung di Aula Pariwisata Lombok Barat, Selasa (9/6).

Pada saat membuka konfrensi,Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, H.Saeful Akhkam,terlebih dahulu meminta maaf kepada seluruh pengelola wisata di daerah ini.

Permintaan maaf tersebut di sampaikan akibat kebijakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, yakni menutup tempat-tempat wisata saat perayaan lebaran ketupat tahun ini.Penutupan tersebut dilakukan untuk mengantisisfasi penyebaran covid 19 di Kabupaten Lombok Barat. 
Dermaga Tawun Desa Sekotong Barat sebagai salah satu pintu masuk menuju Gili Nanggu tampak sepi. 

"Saya mohon maaf kepada semua pengelola pariwisata. Karena pemerintah daerah kemudian mengambil keputusan untuk menutup tempat wisata pada H+1 sampai H+8 lebaran topat, padahal itu tradisi yang harus digelar,” kata H.Ahkam sebagaimana di kutip Humas Protokol Lobar,(9/6).

Acara konfrensi virtual tersebut menghadirkan sekitar 65 peserta. Para peserta merupakan perwakilan dari Legislatif, Eksekutif, Camat Lembar, Sekotong, Narmada dan Batulayar, Akademisi, Asosiasi Pengelola Hiburan (HPH), Pengusaha Hotel dan Restoran, Pengelola wisata, Pokdarwis, pengusaha travel serta perwakilan dari Pers.

Para pelaku wisata diberikan kesempatan untuk memberikan catatan dan gagasan. Gagasan dan catatan inilah sebagai dasar  kebijakan apakah new normal tourism di Kabupaten Lombok Barat,tepat untuk dilakukan.

Sebab Covid-19 saat ini, sangat berdampak tidak saja dari sisi pembangunan pariwisata, tapi juga dari sisi ekonomi, kesejahteraan serta pengangguran. Melihat dampak ini, New Normal Tourism harus berpegang  Standar Operasional Prosedur (SOP).
Pintu masuk menuju pantai elak elak sekotong barat di tutup saat lebaran ketupat tahun 2020.

Dari seluruh peserta virtul yang didominasi oleh pelaku pariwisata sudah sepakat dan siap menyongsong suasana baru pariwisata di daerah Patut Patuh Patju ini. Mereka rata rata mengapresiasi pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata. Alasan dengan argument berbeda, mereka intinya siap menerima kondisi dan kehidupan baru pariwisata.

Salah satu kecamatan di Lombok Barat yang berharap agar tempat tempat wisata segera di buka adalah Kecamatan Lembar dan Kecamatan Sekotong.Dua kecamatan bagian Selatan Lombok Barat ini memang di kenal memiliki berbagai destinasi wisata yang ramai pengunjung.
Pantai Cemara Lembar juga tampak sepi dari para pengunjung di masa pandemi covid 19

Harapan agar di bukanya new normal tourism di Kecamatan Lembar dan Kecamatan Sekotong ,di sampaikan oleh 2 orang anggota DPRD Lombok Barat dari Dapil 2 Lembar-Sekotong, yakni H.Abdul Majid,S.Hi dan Abu Bakar Abdullah,SE.
Dua legislator tersebut juga merupakan pelaku pariwisata di Kabupaten Lombok Barat. 

"Jika memang pemerintah ingin menerapkan new normal tourism,harus di tentukan SOP nya seperti apa,selain itu pemda juga harus menggandeng para pelaku wisata terutama pokdarwis untuk bagaimana menyiapkan instrumen pendukung protokol kesehatan covid 19 di setiap destinasi wisata,"ungkap Abdul Majid, saat di konfirmasi  media KIM Sekotong melalui pesan singkatnya.Selasa (9/06/2020).

Legislator asal Desa Buwun Mas ini juga mengatakan, dengan di terapkannya new normal pariwisata oleh Pemda Lombok Barat,akan berdampak pada berbagai sisi kehidupan masyarakat. 
Para pengunjung ekowisata mangrove sekotong tengah menunggu kebijakan new normal tourism agar segera di wujudkan. 

"Saran saya,new normal tourism itu harus segera di atur mekanismenya.
Karena selama ini banyak para pelaku wisata yang nangis darah akibat corona.Tetapi penerapan new normal tourism,harus tetap mengacu pada protokol kesehatan covid 19,"kata anggota dewan yang akrab di sapa Loezawa tersebut.

Senada dengan Abdul Majid,legislator Lembar Sekotong lainnya yang juga pelaku wisata, yakni Abu Bakar Abdullah,SE,mengatakan, dengan di terapkannya new normal tourism akan berdampakan juga pada sektor ekonomi masyarakat terutama nelayan dan pariwisata. 

"Di Lombok Barat secara umum dan Kec.Sekotong khususnya, memiliki potensi yang besar dalam bidang pariwisata.Jika itu di maksimalkan akan membawa keberkahan bagi masyarakat,"Kata anggota DPRD asal Desa Gili Gede Indah ini.

"Kita harus optimis meski dunia saat ini tengah dilanda wabah covid 19.Dengan di perlakukannya new normal tourism, kita optimis pariwisata akan bangkit,"ucap politisi PKS tersebut.
.