iklan

ODP Di Sekotong Tinggi,Kapuskesmas Usulkan Rumah Isolasi.


Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kecamatan Sekotong tertinggi di Kabupaten Lombok Barat.
Data tersebut berdasarkan rilis yang di keluarkan satgas covid-19 Kabupaten Lombok Barat pada tanggal 31 Maret 2020.
Dari data tersebut terdapat 298 orang dengan status ODP,2 orang dengan status PDP,positif corona masih nol dan tidak ada meninggal.
Sementara itu,sebaran 298 orang dengan status ODP tersebut tersebar di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Barat.Terbanyak di Kecamatan Sekotong 64 orang dan paling sedikit di Kecamatan Kuripan 6 orang.
Berikut rinciannya :
Kecamatan Sekotong 62 orang
Kecamatan Lembar 22 orang
Kecamatan Labuapi 54 orang
Batu Layar 24 orang
Gunung Sari 35 orang
Lingsar 30 orang
Narmada 25 orang
Kediri 26 orang
Kuripan 6 orang
Gerung 14 orang.
Besarnya angka ODP di Kecamatan Sekotong tersebut menjadi salah satu pembahasan pada rapat lintas sektoral di Halaman Kantor Camat Sekotong pada Jum'at (03/04/2020)., menurut Kepala Puskesmas Sekotong hal tersebut di sebabkan oleh adanya keaktifan dan kerjasama berbagai pihak dalam melaporkan warga yang baru tiba dari luar daerah maupun luar negeri.

"Terkait dengan ODP di Kecamatan Sekotong,kami sudah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak,lebih lebih dengan Satgas Covid-19 yang ada di masing-masing desa,"terang drg.I Nyoman Adnyana Putra,Kepala Puskesmas Sekotong.
Nyoman juga menyebutkan kebanyakan warga yang berstatus ODP baru pulang dari Bali,Jakarta,Malaysia,Brunei Darussalam,dll.
Selain melakukan pendataan,pihak puskesmas juga melakukan pemeriksaan awal dan pemantauan.
"Setelah di periksa kesehatannya di puskesmas,kami lakukan pemantauan dan menghimbau agar warga yang ODP tersebut,tidak keluar rumah selama 14 hari,"ujarnya.
Selain menyebutkan tindakan yang telah di lakukannya,pada kesempatan rapat yang di hadiri oleh para kepala desa se Kecamatan Sekotong,Polsek Sekotong,KUA,dan Satgas Covid 19 tersebut,Kepala Puskesmas juga mengusulkan supaya di adakan rumah isolasi bagi warga yang ODP
"Dengan adanya rumah isolasi akan mempermudah pemantauan,pemberian bantuan,koordinasi dan juga penanganan terhadap warga yang ODP,"jelasnya.
Pada kesempatan lain,Camat Sekotong Lalu Pardita Utama,SE juga melakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan wabah corona di Kecamatan Sekotong.
"Kami turun setiap hari ke setiap desa untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa dan satgas covid untuk melakukan himbauan kepada warga yang baru datang dari luar negeri dan luar daerah agar memeriksakan kesehatan dan berdiam diri di rumah,"kata Camat Sekotong.
Terkait rumah isolasi,Lalu Pardita mengatakan akan bersurat ke Bupati Lombok Barat untuk mengusulkan Puskesmas Pelangan yang baru untuk di gunakan sebagai rumah isolasi.
"Kami akan bersurat ke bupati untuk meminta Puskesmas Pelangan yang baru sebagai rumah isolasi untuk kawasan sekotong bagian barat,dan untuk wilayah timur kita masih cari lokasi yang pas,"tutup camat sekotong.



Belum ada Komentar untuk "ODP Di Sekotong Tinggi,Kapuskesmas Usulkan Rumah Isolasi. "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel