DIJAMIN ASLI,MADU TRIGONA JADI OLEH-OLEH KHAS SEKOTONG. -->

DIJAMIN ASLI,MADU TRIGONA JADI OLEH-OLEH KHAS SEKOTONG.

Kim Sekotong
Minggu, 01 Maret 2020


Madu Trigona atau Madu Nyateng yang berasal dari Hutan Sekotong, ternyata memiliki nilai jual yang cukup tinggi.
Maraknya masyarakat sekotong yang membudidayakan lebah madu ini,terlihat dari munculnya para peternak lebah trigona di berbagai desa di Kecamatan Sekotong.
Semula hanya di geluti beberapa kelompok,kini sudah terdapat puluhan kelompok budidaya lebah madu di Kecamatan Sekotong.
"Kelompok budidaya lebah trigona di Desa Batu Putih pada awalnya terdapat 2 kelompok,kini sudah terdapat hampir 10 kelompok budidaya,"terang Munajah,Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Bina Bersama,asal Dusun Tibu Baru Desa Batu Putih.Rabu (25/12/2019).
Menurut Kadus Tibu Baru ini,banyaknya peternak budidaya lebah trigona di Desa Batu Putih menunjukkan bahwa madu trigona memiliki nilai jual yang cukup tinggi, dan sangat cocok di budidayakan di sekotong.
"Terdapat beberapa anggota kelompok budidaya yang telah menjual madu trigona hingga keluar daerah, bahkan hingga ke luar negeri,"tuturnya.
Dengan peminat pasar yang cukup menjanjikan tersebut,Munajah berharap agar pemerintah turut serta melakukan pembinaan.
"Yang sangat kami butuhkan saat ini adalah legalitas produk.Sebab,kami ingin memberikan hasil produksi madu trigona yang betul-betul berkwalitas dan paten bagi para konsumen madu trigona,"ungkapnya kepada media ini.
Yang dimaksud legalitas produk oleh Ketua KTH Bina Bersama ini adalah adanya label halal,PIRT dan juga kemasan produk yang baik.

"Dengan adanya labelisasi produk madu trigona hutan sekotong tersebut,kami berharap agar dapat di terima di berbagai gerai toko dan juga swalayan.Sering ketika menitipkan barang untuk dijual atau para pembeli sendiri yang bertanya,mengapa tidak mencantumkan label pada kemasan,"kata Kadus Munajah.
Selain itu,dengan adanya labelisasi kemasan,ia berharap mutu daripada madu trigona asal sekotong dapat terjaga kualitasnya.
"Kami tidak ingin mengecewakan para pembeli.Oleh sebab itu,kami persilahkan kepada para pembeli untuk datang dan menyaksikan sendiri proses panen madu trigona di tempat budidayanya langsung,"tantang pria 6 orang anak tersebut.
Munajah juga menyebutkan,bahwa produksi madu trigona hutan sekotong cukup berlimpah.Hal tersebut di sebabkan oleh adanya pembinaan dari Dinas Kehutanan.
Dan ia juga berharap agar dinas dinas lainnya juga ikut terlibat.Seperti Dinas Kesehatan,Disperindag dan juga MUI dalam pembinaan labelisasi dan juga pengemasan.
"Dengan adanya usaha budidaya lebah madu trigona ini,banyak masyarakat yang dapat memiliki mata pencaharian sampingan sebagai peternak lebah madu,"pungkasnya.

Ia juga berharap agar madu trigona dapat menjadi ciri khas dan menjadi cenderamata ketika berkunjung ke sekotong.(sid/zul).