iklan

Pedagang Jamur,Menjamur di Musim Tengkong.



Kawasan di sepanjang jalan tanjakan gerepek Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat,memang di kenal sebagai pusat penjualan jamur musiman.
Di tempat ini,pada musim penghujan di kenal istilah musim tengkong.Tengkong merupakan sebutan lokal untuk tumbuhan yang memiliki nama latin Fungi Atau Fungus ini.Sedangkan di Indonesia Sinonim kata jamur adalah cendawan.
Nama yang indah,selezat rasanya.
Jika musim tengkong tiba,maka akan kita temukan para ibu ibu penjual tengkong berjejer dari pagi hingga sore hari di sepanjang tanjakan gerepek.
Jamur yang di jualpun bukan jamur hasil budidaya,tetapi jamur hutan yang di cari dan hanya tumbuh pada musim penghujan saja.

Jamur jenis ini,konon rasanya lebih enak di bandingkan jamur tiram atau jenis jamur lainnya.Harganyapun di jual lumayan tinggi,sekitar Rp.15.000-Rp.35.000/seperempat kilo.
Jamur yang dijual tersebut tidak dalam hitungan kilogram tetapi bijian tergantung besar kecilnya jamur.
Untuk mendapatkan jamur,para pedagang di tempat ini harus menjelajah berkilo kilo meter.Berangkat usai sholat subuh,bahkan terkadang jam satu malam,warga sudah keluar rumah mencari si tengkong.
Para pedagang mendapatkan rupiah sehari hari berkisar Rp.50.000 hingga Rp.100.000/hari.
Hasil jualan tergantung banyaknya jamur yang di jual.
"Alhamdulillah,jamur yang kami jual pasti habis di beli setiap hari,"kata seorang pedagang.

1 Komentar untuk "Pedagang Jamur,Menjamur di Musim Tengkong. "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel