Jum'at Bersih Ternyata Masih Ada Di Sekotong Lombok Barat. -->

Jum'at Bersih Ternyata Masih Ada Di Sekotong Lombok Barat.

Kim Sekotong
Jumat, 28 Februari 2020



Camat Sekotong Kabupaten Lombok Barat,Lalu Pardita Utama,SE, 
Mengapresiasi kegiatan jum'at bersih yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Telaga Lebur Kebon Desa Sekotong Tengah.
"Kegiatan-kegiatan masyarakat seperti gotong royong ini perlu kita galakkan dan kita dukung,karena nilai nilai gotong royong saat ini sudah mulai menipis,"kata Camat Sekotong saat meninjau kegiatan jum'at bersih di Dusun Telaga Lebur Kebon.Ia di dampingi oleh Kasi Trantib Kecamatan,Saidi,S.Adm.
Camat juga berharap,agar kegiatan bersih lingkungan dapat menjadi sebuah kebiasaan di seluruh dusun dan desa yang ada di Kecamatan Sekotong.
Sementara itu,di awali oleh semangat untuk menjaga kebersihan lingkungan,serta mengantisipasi terjadinya banjir pada musim penghujan.Para tetua di dusun Telaga Lebur Kebon,mencoba mengaktifkan kembali program jum'at bersih yang dahulu sangat di galakkan di era mantan Bupati Lombok Barat,H.L.Mujitahid.
Selain itu juga,menjaga kebersihan lingkungan merupakan perwujudan dari tanda-tanda keimanan.
"Dengan kegiatan jum'at bersih ini kita ingin wujudkan ajaran agama bahwa kebersihan sebagian dari iman,"kata Haji Abdul Hamid,tokoh agama Dusun Telaga Lebur Kebon.
Kegiatan yang pertama kali di adakan di dusun ini,mendapat dukungan dari warga dusun setempat.Ratusan warga tampak hadir menghadiri kegiatan gotong royong membersihkan saluran sepanjang sekitar 200 meter.
"Selain membersihkan dan memperdalam got,kami juga berencana untuk membuatkan septi tank agar warga tidak membuang air bekas mandi ke saluran/got,"kata Kadus Telaga Lebur Kebon,Mahnun.
Mahnun juga mengungkapkan bahwa kegiatan jum'at bersih di dusunnya ini akan terus berlanjut.Kadus juga menyebutkan bahwa demi kelancaran kegiatan jum'at bersih,ia sangat mengharapkan adanya bantuan kendaraan roda 3 untuk mengangkut sampah.
"Kami membutuhkan kendaraan roda 3 untuk mengangkut sampah dan membuangnya jauh dari pemukiman warga,"ungkap Mahnun.(sid).