Desa Sekotong Tengah Buka PKBM,Siswanya Bercucu Dan Pasutri. -->

Desa Sekotong Tengah Buka PKBM,Siswanya Bercucu Dan Pasutri.

Kim Sekotong
Minggu, 01 Maret 2020


PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Desa Sekotong Tengah Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat,merupakan salah satu lembaga yang di bentuk di desa ini sejak tahun 2019.
Lembaga belajar ini di bentuk untuk mewujudkan masyarakat desa yang cerdas serta akses pendidikan yang mudah,terjangkau dan terbuka bagi semua kalangan,merupakan salah satu tujuan terbentuknya lembaga ini.
"Selain PKBM dan pendidikan lainnya,merupakan salah satu bentuk visi misi Kepala Desa Sekotong Tengah dalam mencerdaskan warga masarakat desa,"Tulis Kepala Desa Sekotong Tengah,Lalu Sarappudin,melalui pesan singkatnya.
Kades yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Kepala Desa Peduli Pendidikan di Kabupaten Lombok Barat ini juga menyebutkan,bahwa PKBM Sekotong Tengah tersebut di kelola oleh para pemuda di desa tertua di Kecamatan Sekotong ini.
"Semua tenaga pengelola dan pengajarnya adalah para pemuda desa yang sudah mengenyam pendidikan tinggi,"ungkapnya.
Keberadaan PKBM tersebut ternyata mendapat sambutan positif warga desa.
Terbukti dengan banyaknya yang mendaftarkan diri sebagai warga belajar.Ada sekitar 15 orang yang sudah mengikuti proses belajar mengajar,yang di selenggarakan setiap hari sabtu tersebut.
"Untuk sementara,proses belajar mengajar di adakan sekali seminggu,yakni setiap hari sabtu sore dari pukul 13:00 hingga pukul 16;00 Wita,"terang Sukeran,S.Adm,Ketua PKBM Sekotong Tengah.
Sukeran juga menjelaskan bahwa ada beberapa program belajar yang akan di kelola PKBM Sekotong Tengah.Beberapa di antaranya Program Kejar Paket A,Paket B dan Paket C,serta kursus menjahit.Di samping itu,ia juga menyebutkan bahwa PKBM Sekotong Tengah telah memiliki ijin penyelenggaraan.

Salah seorang peserta didik tertua di PKBM ini adalah Tuak Jumenah (50 th).
Warga Dusun Gunung Anyar yang bekerja sehari hari sebagai penjaga di SMPN 1 Sekotong ini menyebutkan, bahwa tujuannya ikut belajar di PKBM selain untuk melengkapi ijasah,juga untuk menambah wawasan pengetahuan.
Meski sudah punya cucu,Jumenah ternyata aktif ikut PBM.
"Beliau rajin masuk belajar,cuma maunya di ajar pelan pelan,"kata Jafar Idrus,S.Pd,Guru PKBM.
Ternyata selain sebagai penjaga sekolah,Jumenah juga merupakan seorang guru ngaji di kampungnya.
"Pak Jumenah orangnya baik, tidak banyak ngomong langsung bertindak. Selain tukang kebun di SMPN 1 Sekotong,beliau juga sebagai guru ngaji di rumahnya.Beliau sudah mengabdikan dirinya sebagai tukang kebun kurang lebih 20 tahun dan sudah K2,"kata Imam Hanafi,S.Kom,tenaga pengajar lainnya.
Selain Jumenah,ada juga pasangan suami istri (pasutri) yang ikut belajar di PKBM yang masih menumpang di ruangan kelas Paud Darul Ilmi Dusun Gunung Anyar.(sid).